Breaking News:

Berita Sulut

Solar Langka Lagi, Anggota DPRD Sulut Jems Tuuk Sorot Pertamina Desak Pemerintah Cari Solusi

Dikiranya masalah bakal tuntas, ketika DPRD Sulut memegang komitmen PT Pertamina saat rapat dengar pendapat bersama pemangku kepentingan.

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Ryo Noor
Jems Tuuk, Anggota DPRD Sulut. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Jems Tuuk, Anggota DPRD Sulut kembali menyorot kasus kelangkaan solar.

Ia sampai menyela Rapat Paripurna DPRD, Rabu (17/11/2021) dengan instrupsi untuk mebeber persoalan tersebut.

Dikiranya masalah bakal tuntas, ketika DPRD Sulut memegang komitmen PT Pertamina saat rapat dengar pendapat bersama pemangku kepentingan, 19 Oktober 2021.

"Kesimpulan rapat waktu itu, mulai 26 Oktober 2021, Pertamina akan melakukan penetrasi pasar terhadap solar agar ada di seluruh Sulut," kata Politisi PDI Perjuangan untuk ni

Rupanya setelah 26 Oktober 2021, nampaknya masalah kelangkaan ini sudah teratasi, tapi rupanya kata Jems kondisi itu hanya bertahan seminggu saja

"Setelah itu terjadi lagi penumpukan kendaraan antre solar di SPBU," ujar Wakil Rakyat Dapil Bolmong Raya ini.

Ia mengatakan, waktu rapat dengar pendapat waktu lalu diungkap kuota solar untuk Sulut awalnya 148 ton, namun kini tinggal 104 ton, ada selisih 44 ton.

Ia mengatakan, pemandangan antrean solar terjadi di mana-mana, padahal Sulut saat ini sedang menjadi tuan rumah ajang Pekan Kerukunan Internasional dan Konfrensi Nasional ke - VI FKUB.

"Kalau solar tidak diselesaikan menurut saya akan menjadi preseden buruk bagi kita semua," kata dia.

Ia pun dengan keras menyebut Pertamina sudah melakukan pembohongan, bahkan menuding Perusahaan pelat merah itu tidak menyuplai solar sesuai kesepakatan saat Rapat Dengar Pendapat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved