Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Tomohon

PUPR Tomohon Dikomplain karena Nyaris Caplok Tanah Milik Warga, Proyek SPAM Kinilow Pindah Lokasi

Proyek yang diketahui berbandrol Rp 1 Miliar lebih ini awalnya sempat bakal dibangun di Lingkungan 7, Kelurahan Kinilow tepatnya di Perkebunan Malener

Penulis: Hesly Marentek | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Hesly Marentek
Lokasi terkini pembuatan proyek SPAM Kinilow, Kecamatan Tomohon Utara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado -- Ada yang menarik dengan pelaksanaan Proyek pembuatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kelurahan Kinilow, Kecamatan Tomohon Utara.

Proyek yang diketahui berbandrol Rp 1 Miliar lebih ini awalnya sempat bakal dibangun di Lingkungan 7, Kelurahan Kinilow tepatnya di Perkebunan Malener.

Namun proyek pembangunan SPAM tersebut ternyata bakal mencaplok tanah atau lahan yang notabenenya milik warga.

Sehingga pelaksanaan proyek SPAM ini dipindahkan ke belakang kompleks pekuburan kinilow atau tepat berada di samping Sungai.

"Awalnya memang pihak PU tidak pernah ada konsultasi tentang kegiatan tersebut. Nanti waktu sudah akan dimulai pekerjaan baru mereka datang.

Saya juga kaget akan ada pembangunan di lahan milik saya. Padahal tak pernah ada pembicaraan sebelumnya," kata Alex Masengi, Senin (15/11/2021), selaku pemilik lahan di Perkebunan Malener.

Lebih lanjut, Alex Masengi menyebut setelah melalui pembicaraan bersama Dinas PUPR, dirinya mengiyakan lahannya dijadikan lokasi proyek pembuatan SPAM.

Asalkan dengan syarat harus ada pernyataan bahwa lahan tersebut adalah miliknya.

Namun setelah pembicaraan tersebut pihaknya PUPR malah memindahkan pekerjaan proyek di lokasi yang lain.

"Lalu saya sudah iya, bisa dibuat di situ. Asalkan harus ada perjanjian, bahwa tanah atau lahan itu adalah milik saya.

Tapi setelah itu mereka sudah tak komunikasikan lagi. Ternyata sudah dipindahkan lokasi proyek," jelas Alex Masengi menambahkan saat pertama kali akan dilakukan pembangunan di lahan miliknya yaitu Awal Oktober lalu.

"Saat itu pertama mereka datang akan lakukan pembangunan yaitu awal Oktober," tukas Alex Masengi.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Tomohon Joice Taroreh menyebut kaitan dengan Pembangunan SPAM di Kinilow, lokasi bak diputuskan untuk di bangun di lokasi yang sekarang.

"Karena kami telah mendapat persetujuan dari pengelola aset di lokasi tersebut," ujar Joice saat melalui pesan singkat whatsapp.

Sedangkan saat ditanyakan terkait alasan dipindahkan dari lokasi awal, Joice Taroreh engan memberikan tanggapan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved