Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut Tragis, Tiga Orang Pengendara Tewas, Tabrakan Adu Banteng 2 Sepeda Motor Beat

Terjadi kecelakaan maut di Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan, Banten pada kemarin hari Minggu dini hari.

Istimewa
Kecelakaan hebat terjadi di Jalan Raya Serpong tepatnya di depan gang Salem 4, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), pukul 01.00 WIB, Minggu (14/11/2021). Kanit Laka Lantas Polres Tangsel, Iptu Nanda Setya Pratama Baso, menjelaskan kronolologi kecelakaan maut yang melibatkan dua motor Honda Beat itu. Awalnya, pengendara Beat berinisial DS melaju dari arah Pasar Serpong ke arah Kantor DPRD Tangsel. Sementara pengendara Beat lainnya yang membonceng seorang penumpang melaju dari arah sebaliknya. Nanda mengatakan, pengendara dan penumpang Beat yang dari arah DPRD ini tidak diketahui identitasnya. "Diduga kedua kendaraan tersebut melaju dengan kecepatan tinggi sehingga kehilangan kendali kemudian kedua kendaraan tersebut menabrak depan antara depan," kata Nanda dalam keterangannya. "Kedua korban saudara DS dan pengendara Kendaraan sepeda motor Honda Beat warna biru NRKB tidak diketahui mengalami luka di kepala dan meninggal di TKP." "Kemudian Penumpang Kendaraan sepeda motor Honda Beat warna biru NRKB tidak di ketahui saudara MR. X dilarikan ke RS Hermina Serpong untuk perawatan medis, kemudian meninggal dunia dalam perawatan," papar Nanda. 

"Kemudian Penumpang Kendaraan sepeda motor Honda Beat warna biru NRKB tidak di ketahui saudara MR. X dilarikan ke RS Hermina Serpong untuk perawatan medis, kemudian meninggal dunia dalam perawatan," papar Nanda.

Kecelakaan di Kalimantan Barat

Foto: Lokasi laka tunggal yang menyebabkan satu orang pengendara motor meninggal dunia di tempat (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa)

Satu warga yakni Herman (65) yang tercatat sebagai warga Desa Tempoak, Kecamatan Menjalin, Kabupaten Landak meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal pada Minggu 14 November 2021.

Anggota Polsek Menjalin yang mendapatkan laporan dari warga, langsung mendatanggi TKP.

"Di sana kami menemui Kades Tempoak dan masyarakat setempat yang sudah ramai melihat kejadian tersebut," ujar Anggota Polsek Menjalin yang ke lokasi Bripka Rodiansyah.

Dijelaskannya, dari informasi yang diperoleh, dugaan sementara kejadian tersebut murni laka tunggal, dan pihaknya langsung melakukan olah TKP.

Kemudian dari kronologi yang didapat di tempat kejadian dan beberapa saksi mata.

Herman saat itu mengendarai sepeda motor jenis Jupiter dari Dusun Pantak menuju pulang ke Dusun Betung Tanjung.

Sesampainya di Dusun Nek Indong Desa Tempoak, diduga dengan kecepatan tinggi ketika hendak belok sehingga motor lari ke ke kiri, dan kendaraan keluar dari badan jalan lalu masuk ke dalam parit.

"Sedangkan korban diduga membentur ke dinding jembatan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat," ucap Rodiansyah.

Sementara itu Kapolsek Menjalin Ipda Andreas Quinn mengakui setelah mengetahui ada kejadian, anggota langsung ke tempat laka bersama Kades dan masyarakat sekitar.

"Memang ditemukan ada korban yang meninggal dunia. Hasil olah TKP sementara tidak ditemukan 'crash point' di badan jalan.

Sehingga dugaan memang terjadi laka tunggal sampai pemeriksaan yang lebih lanjut," jelas Kapolsek.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved