Breaking News:

Berita Mitra

Ditjen PDTT Kemendes Apresiasi Bumdes Pangu Kabupaten Mitra

Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) RI menyambangi Desa Pangu, Kecamatan Ratahan Timur

Penulis: Kharisma Kurama | Editor: Chintya Rantung
IST
Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan (PDP) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) RI menyambangi Desa Pangu, Kecamatan Ratahan Timur, Kabupaten Minahasa Tenggara 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan (PDP) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) RI menyambangi Desa Pangu, Kecamatan Ratahan Timur, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), pekan lalu.

Kunjungan kali ini dilakukan guna memantau pemanfaatan Dana Desa hingga perkembangan Badan Usaha Milik Desa (BumDes).

Koordinator Wilayah II Ditjen PDP, Bresman M. Sigalingging S.sos mengungkapkan, kucuran anggaran Dana Desa lewat APBN harus dimanfaatkan efektif dan berdampak besar bagi desa terlebih masyarakatnya.

“Ini termasuk pemberdayaan Bumdes. Saya dengar disini (Desa Pangu) BumDesnya sudah maju. Ini kemudian perlu digenjot lewat strategi dan inovasi pengembangan usaha. Kami mengapresiasi apa yang sudah dilakukan. Makanya kami hadir di sini melihat langsung,” terang Sigalingging.

Ia juga ikut membuka dialog terkait kendala yang dihadapi dalam pengelolaan Dana Desa, sekaligus membagi kiat pengelolaan BumDes yang profesional.

“Hal-hal yang bisa kita fasilitasi akan kita lakukan. Intinya jalani dan lakukan sesuai dengan prosedur aturan. Bumdes adalah lembaga usaha yang berorientasi pada profit, tetapi juga harus memberikan dampak bagi masyarakat. Akomodir apa yang menjadi kebutuhan masyarakat baik itu soal jasa ataupun penyediaan lapangan kerja,” terangnya.

Dikesempatan yang sama, Direktur BumDes Perjuangan Pangu, Marfel Pandaleke ikut memaparkan sejumlah unit usaha yang sudah dan akan dilaksanakan. Salah satunya terkait rencana pengembangan kawasan wisata Hutan Gunung Potong di pintu masuk Kabupaten Mitra.

“Kebetulan untuk dokumen kajian usaha sudah kita punya. Bahkan desain dan RAB sudah ada. Lewat musyawarah desa, hal ini juga sudah dipaparkan dan disetujui. Kita juga paparkan ke pihak Ditjen dan ini direspon positif,” ujar Pandaleke.

Sedikit dia menjelaskan jika untuk pengembangan kawasan wisata hutan Gunung Potong, sedianya akan dibangun kawasan wisata dengan konsep ekowisata yang berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam, pemberdayaan sosial budaya dan ekonomi masyarakat lokal.

“Konsepnya sama seperti di Lembang Bandung. Kita bangun wahana flaying fox, outbond, camping ground hingga wahana pendukung lainnya. Apalagi di Gunung Potong sudah dibangun tracking,” tandasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved