Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Nasional

Bertemu FX Hadi Rudyatmo, Ganjar Pranowo Dihadiahi Kaos Bergambar Banteng Celeng dari Para Kader

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pun merespon kabar soal dirinya diberikan kaos bergambar banteng celeng oleh para kader di Solo

Tangkap Layar Kompas Tv
Ganjar Dapat Kaos Banteng Celeng (Tangkap Layar Kompas Tv) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendapatkan kaos bergambar banteng dan celeng.

Kaos tersebut diberikan oleh para kader PDI Perjuangan di Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Kader PDIP Ganjar Pranowo menemui Ketua DPC PDIP FX Hadi Rudyatmo di kediamannya di Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah, Jumat (12/11).

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pun merespon kabar soal dirinya diberikan kaos bergambar banteng celeng oleh para kader saat menghadiri pertemuan dengan ketua DPC PDIP Kota Solo FX Hadi Rudyatmo.

POTRET Ganjar Pranowo dan FX Rudyatmo Lakukan Salam Adu Banteng, Ternyata Karena Alasan Klasik Ini

Dapat Kaos <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/banteng-celeng' title='Banteng Celeng'>Banteng Celeng</a> dari Para Kader, Ini Respon Ganjar dan <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/fx-hadi-rudyatmo' title='FX Hadi Rudyatmo'>FX Hadi Rudyatmo</a>

Ganjar menjelaskan bahwa pihaknya tak mengetahui ada gambar Banteng Celeng di kaos tersebut.

Mengingat, gambar Banteng Celeng tersebut terletak pada bagian punggung atau belakang kaos.

"Tidak ada gambar banteng celeng ngawur wae, tadi gambarnya Pak Rudy-Ganjar," kata Ganjar dikutip dari Kompas Tv.

Sementara itu, menurut pernyataan FX Rudy, kaos bergambar Banteng Celeng tersebut adalah inisiatif para kader muda.

"Itu dari anak-anak. Iya, inisiatif kader," kata FX Rudy.

Menurutnya, gambar tersebut tak ada keterkaitannya dengan dukung-mendukung pihak tertentu.

Istilah Banteng Celeng

Sebelumnya, istilah banteng celeng mulai populer ketika Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP PDIP Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul yang melontarkan istilah 'celeng' bagi kader PDIP yang mendukung Ganjar untuk maju Pilpres 2024. 

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin pun turut menanggapi soal penyebutan tersebut.

Menurut Ujang, sebutan kepada kader-kader pendukung Ganjar itu terlalu berlebihan dan dapat masuk dalam kategori penghinaan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved