Breaking News:

Kesehatan

Jaga Otak Tetap Sehat dengan Menghindari Pikiran Negatif

Berpikir negatif terus-menerus juga mengubah jaringan saraf kita, yang akan memudahkan kita untuk memikirkan lebih banyak pikiran negatif

Editor: Finneke Wolajan
kompas.com
Ilustrasi otak bekerja 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hasil penelitian mengungkap jumlah orang yang mengalami depresi dan atau gangguan kecemasan telah meningkat dalam dekade terakhir ini, dan jumlahnya terus meningkat.

Jagalah otak tetap sehat dengan berhenti berpikiran negatif

Semua orang pasti ingin bahagia.

Namun pola pikir pesimistis sangat mudah dirasakan karena kita hidup di tengah-tengah krisis iklim dan dengan perkembangan teknologi di dunia yang membuat kita melihat layar sepanjang hari tanpa banyak bicara dengan orang-orang.

Sayangnya, memiliki pikiran negatif secara konsisten dapat dengan mudah memengaruhi kesehatan otak kita.

Ilustrasi otak manusia
Ilustrasi otak manusia (sciencealert)

Ini karena setiap kali kita memikirkan sesuatu yang buruk (atau tidak baik), otak kita akan memompa zat kimia yang kemudian akan memengaruhi perasaan kita.

Tentu saja, mudah untuk mengatakan “karena itu pikirkanlah pikiran bahagia!"

Sayangnya, itu mudah dikatakan daripada dilakukan, karena kebanyakan dari kita tidak memiliki kendali tentang apa yang akan kita pikirkan, sehingga menghasilkan pemikiran negatif otomatis atau automatic negative thoughts (ANT) yang terus-menerus muncul, menginfeksi otak kita dan mencuri kebahagiaan kita.

Pada penelitian sebelumnya, ANT konstan yang membanjiri otak memiliki efek instan pada otak kecil kita (yang terlibat dalam koordinasi motorik dan organisasi pemikiran), yang membuat kita lebih ceroboh dalam berpikir dan proses pergerakan.

Selain itu, hal tersebut juga mengurangi aktivitas di lobus temporal kita, yang kemudian dapat menyebabkan masalah memori, pikiran buruk, dan depresi.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved