Gejolak di Partai Demokrat

Muhammad Rahmad Ungkap Gugatan Kubu Moeldoko di PTUN Jakarta Menguat dengan Ditolaknya JR

Ditolaknya Judicial Review (JR) oleh MA tak menyurutkan kubu Moeldoko untuk menempuh jalur hukum tepatnya lewat PTUN Jakarta.

Editor: Aswin_Lumintang
youtube Akbar Faizal Uncensored
Kolase foto Juru bicara Demokrat Kubu Moeldoko, Muhammad Rahmad menantang kubu AHY bertarung di Pengadilan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA -  Ditolaknya Judicial Review (JR) oleh Mahkamah Agung (MA) tak menyurutkan kubu Moeldoko untuk menempuh jalur hukum tepatnya lewat PTUN Jakarta.

Bahkan, Juru bicara Partai Demokrat KLB Deli Serdang Muhammad Rahmad menegaskan pihaknya bersyukur dengan penolakan Judicial Review (JR) oleh Mahkamah Agung (MA). 

Akan tetapi, Rahmad menyebut tetap sangat menghargai upaya hukum Judicial Review yang telah dilakukan oleh kader Partai Demokrat. 

"Kami juga akan terus memberikan dukungan moral dan semangat kepada kader Partai Demokrat yang menggugat melalui JR tersebut, untuk terus berjuang mencari keadilan," ujar Rahmad, kepada wartawan, Rabu (10/11/2021).

Kolase foto AHY Vs Moeldoko.
Kolase foto AHY Vs Moeldoko. (TRIBUNNEWS)

Menurutnya, MA tentu saja memiliki dasar dan pertimbangan hukum untuk menolak JR tersebut, dan pilihan MA itu juga pihaknya hargai dan hormati. 

Di sisi lain, dengan ditolaknya Judicial Review AD/ART Partai Demokrat Tahun 2020 tersebut, maka Rahmad menilai gugatan Partai Demokrat KLB Deli Serdang, Nomor 150 di PTUN Jakarta menjadi semakin kuat. 

"Di TUN 150, kami menggugat Menkumham untuk mengesahkan hasil KLB Deli Serdang dan AD ART Tahun 2021. Jika JR tersebut sempat dikabulkan MA, maka peluang kubu AHY untuk melakukan perbaikan AD ART di Kongres Luar Biasa (KLB) menjadi terbuka.  Hal tersebut tentu saja akan menimbulkan persoalan baru bagi kami," kata dia.

Baca juga: Jendral Andika Perkasa Disarankan Pakai Drone Tumpas KKB di Papua, Tapi Punya Cara Sendiri

Baca juga: Mayang Lucyana Fitri Ungkap Terakhir Diberi Vanessa Angel Uang Jajan Rp 1.500, Mengaku Sakit

Namun dengan penolakan MA tersebut, lanjut dia, gugatan Partai Demokrat KLB Deli Serdang di TUN 150 menjadi makin kuat dan peluang kubu AHY untuk melakukan perbaikan AD ART menjadi tertutup. 

"Menurut jadwal, minggu depan, gugatan kami di TUN 150 sudah masuk tahap kesimpulan. Dua minggu setelahnya sudah ketok palu. Kami optimis, dan semoga gugatan kami di TUN 150 dikabulkan seluruhnya oleh Hakim TUN," tandasnya.


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kubu Moeldoko Bersyukur JR Ditolak Mahkamah Agung, Ini Alasannya, https://www.tribunnews.com/nasional/2021/11/10/kubu-moeldoko-bersyukur-jr-ditolak-mahkamah-agung-ini-alasannya.
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Johnson Simanjuntak
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved