Kabar Tokoh
Inilah Harta Kekayaan 2 Calon Kuat KSAD, Letjen Dudung dan Letjen Bakti Agus, Siapa Lebih Kaya?
TB Hasanuddin menilai peluang Dudung dan Bakti menjadi KSAD lebih besar dibanding lainnya, karena jabatan yang mereka emban
TRIBUNMANADO.CO.ID - Inilah harta kekayaan 2 calon kuat KSAD, Letjen Dudung Abdurachman dan Letjen Bakti Agus Fadjari, siapa lebih kaya ?
Jenderal Andika Perkasa diketahui telah menjadi Panglima TNI yang sebentar lagi dilantik.
Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letjen Dudung Abdurachman, dan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), Letjen Bakti Agus Fadjari, dinilai menjadi calon terkuat pengganti Jenderal Andika Perkasa sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).
Komisi I DPR RI Fraksi PDIP, TB Hasanuddin mengungkap kelayakan dua calon tersebut.
TB Hasanuddin menilai peluang Dudung dan Bakti menjadi KSAD lebih besar dibanding lainnya, karena jabatan yang mereka emban.
Selain itu, menurut tradisi, yang akan menjadi KSAD adalah mereka yang menjabat sebagai Wakasad atau Pangkostrad
"Dari ini seperti apa tradisinya sekarang, biasanya ya KSAD itu adalah mereka yang bintang 3 diangkat dari Wakasad atau Pangkostrad."
Anggota DPR RI dari Fraksi PDI-Perjuangan dan Mantan Ajudan Presiden RI ke-3 BJ Habibie, Mayor Jenderal TNI (Purn.) Dr. H. Tubagus Hasanuddin (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)
"Itu yang sudah-sudah seperti itu," terang TB Hasanuddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/11/2021), dilansir Tribunnews.
Kendati demikian, TB Hasanuddin mengatakan, mengenai siapa pengganti Andika, menunggu keputusan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Kira-kira siapa, saya tidak mau berandai-andai, ya kita tunggu saja keputusan Presiden nanti," tandasnya.
Membandingkan Harta Letjen Dudung dan Letjen Bakti Agus
Wakasad Letjen TNI Bakti Agus Fadjari (kiri) dan Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurachman. (via TribunJateng/Tribunnews Dany Permana)
Letjen Dudung Abdurachman dan Letjen Bakti Agus Fadjri sama-sama terakhir melaporkan harta mereka pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) per 31 Desember 2020.
Kala itu, Dudung masih menjabat sebagai Panglima Kodam Jaya (Pangdam Jaya), sementara Bakti sudah menjadi Wakasad.