Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Minut

Bupati Minut Joune Ganda Sebut Ketahanan Pangan Penting

Joune Ganda Bupati Kabupaten Minahasa Utara (Minut), angkat bicara terkait dengan pelaksanaan peningkatan ketahanan pangan ‘Mari jo ba kobong’

christian wayongkere/tribun manado
Bupati Minut Joune Ganda 

TRIBUNMANADO.CO.ID, ManadoJoune Ganda Bupati Kabupaten Minahasa Utara (Minut), angkat bicara terkait dengan pelaksanaan peningkatan ketahanan pangan ‘Mari jo ba kobong’ kerjasama Korem 131 Santiago, Pemerintah Kabupaten Minut dan Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA).

Peningkatan ketahanan pangan dengan jargon Mari Jo Ba Kobong, ditandai dengan pemukulan alat music tradisional tatengkoren.

Oleh Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Wanti Waranei Mamahit, Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana, Dandrem 131 Santiago Brigjen TNI Prince Meyer Putong, Joune Ganda Bupati Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Kevin Lotulong Wakil Bupati Minut dan Kepala Dinas Pertanian Daerah Provinsi Sulut Ir Novel Wowiling.

Arly Dondokambey Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Minut dan jajaran forkopimda Kabupaten Minut serta ibu-ibu Persit, di 27 Hektar (Ha) lahan tidur di Murbei eks perusahan Sutera Pimpim Desa Kema I, Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Senin (8/11/2021).

Di lahan itu, ditanam bibit jagung perbanyakan hibridah JH37.

Menurut Joune Ganda, program dari Korem 131 Santiago dan KTNA Minut patut dibanggakan dan pihaknya merasa sangat senang, atas kolaborasi tersebut.

Sebagai bentuk dan wujud dukunga kepada masyarakat petani dalam menjaga ketahanan pangan di Minut dan provinsi Sulut hingga Indonesia.

“Ketahanan pangan saat ini merupakan hal yang sangat penting dan menjadi trobosan, hasil bibit jagung perbanyakan hibridah JH37 berupa bibit jagung bisa di jual atau ditanam kembali oleh para pentane. Dan bisa di jual ke daerah lainnya,” kata Joune Ganda.

Menurut Joune Ganda, ini akan membuat kabupaten Minut sebagai pendorong ketahana pangan tingkat Nasional, sehingga ini harus di apresiasi dan didukung oleh KTNA dan TNI agar ketahanan pangan di Minut PRovinsi Sulut hingga Indonesia bisa terjaga dengan baik.

Sementara itu menurut Brigjen TNI Prince Meyer Potung Dandrem 131 Santiago, Peningkatan ketahanan pangan dengan jargon Mari Jo Ba Kobong dengan KTNA seperti gayung bersambut terjadi di Kabupaten Minahasa Utara.

Untuk melakukan upaya ketahanan pangan, dengan menanam bibit jagung. “Ini bagian dari kami ikut menjaga ketahanan pangan, di wilayah Sulut dan lebih membanggakan bibit yang ditanam berasal dari daerah Minut alias putra daerah,” kata Dandrem.

Lanjut Dandrem, sebagai putra daerah akan terus mendukung program Mari Jo Ba Kobong yang di prakarsai Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang berdarah Minut, bersama Dandrem dan ketua KTNA adalah berdarah Minut.

Dalam sebuah kolaborasi ini menjadi satu kebanggaan, bagi putra daerah Minut dalam upaya melakukan sesuatu yang terbaik di daerah kelahiran mereka yaitu Minut dan mendapat support dari Bupati Mintu Joune Ganda dan Pemprov Sulut.

Lewat sinergitas Korem 131 Santiago dan KTNA Minut, akan melakukan penanam ini dengan baik sembari memohon doa dan dukungan agar empat bulan kedepan bisa panen dan menunjukkan ke tingkat Nasional hasilnya bisa menjadi bibit unggulan di pakai oleh seluruh petani lokal dan luar negeri.

Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Wanti Waranei Mamahit, program ketahanan pangan ini buka baru pertama di lakukan sudah dilakukan dibeberapa tempat berbeda.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved