Berita Nasional
Sosok Angela Herliani Tanoesoedibjo, Wamenparekraf yang Pingsan di Keraton Solo, Pewaris MNC Group
Di tengah jalannya konferensi pers terjadi insiden tak terduga. Putri pertama Hary Tanoesoedibjo itu pingsan.
Penulis: Rhendi Umar | Editor: Rhendi Umar
TRIBUNMANADO.CO.ID - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Herliani Tanoesoedibjo menghadiri launching atraksi budaya prajurit keraton di Kori Kamandungan Keraton Solo, Jawa Tengah, Sabtu (6/11/2021) sore.
Kegiatan tersebut dimulai sekitar 15.30 WIB.
Diawali dengan atraksi parade prajurit keraton Solo. Setelah itu dilanjutkan konferensi pers kepada awak media terkait dengan kegiatan itu.
Di tengah jalannya konferensi pers terjadi insiden tak terduga. Putri pertama Hary Tanoesoedibjo itu pingsan.
Insiden terjadi ketika Angela, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Pangageng Parentah Keraton Solo KGPH Dipokusumo memberikan keterengan pers.
Profil
Sebelumn menjadi Wamen, Angela Herliani Tanoesoedibjo adalah merupakan seorang pengusaha Tionghoa-Indonesia,
Editor in Chief HighEnd Magazine dan HighEnd Teen Magazine, Staff Keuangan Media Nusantara Citra, Director MNI Entertainment, Co-Managing Director MNC Channels, Managing Director GTV, Komisaris MNC Pictures dan Managing Director RCTI.
Ia juga merupakan calon pewaris MNC Group.
Angela Herliani Tanoesoedibjo dan 2 Wanita Cantik Ini Disebut Calon Menteri Jokowi, Simak Profilnya (Tribun Batam - Tribunnews.com)
Setelah lulus dari Universitas Teknologi di Sydney, Australia dan Universitas New South Wales, Angela menjabat di MNC Group pertama kali sebagai staf keuangan pada tahun 2010.
Pada tahun 2008, dua tahun sebelum Angela lulus kuliah, Angela menjadi salah satu pencetus dan menjadi Editor in Chief dari HighEnd Magazine dan HighEnd Teen Magazine.
Angela memulai karier dari bawah, sebagai staf keuangan.
Pada tahun 2012 dipercaya menjadi Co-Managing Director di MNC Channels bersama Lala Hamid.
Dalam satu setengah tahun, melahirkan Lebih dari 10 saluran baru dan merebranding beberapa saluran lama.