Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bacaan Alkitab

Bacaan Alkitab Minggu 7 Oktober 2021, Titus 2:1 : Ajaran Sehat, Bukan Sesat

Kepada seorang anak muda murid atau didikannya, yakni Titus, Rasul Paulus menegaskan agar dia menjaga pengajarannya pada kebaikan.

Editor: Aldi Ponge
Istimewa
Renungan Harian Kristen 

TRIBUNMANADO.CO.ID - "Men sana in corpore sano." Ini sebuah kalimat bahasa Latin yang artinya dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat. Hal ini mengungkapkan tentang pentingnya masalah kesehatan bagi umat manusia.

Kesehatan bukan hanya memengaruhi tubuh jasmani, tapi juga jiwa. Sebab jika tubuh sakit, jiwa merana.

Dampaknya luas dan merugikan banyak hal. Itulah sebabnya banyak orang mengatakan bahwa sehat atau kesehatan itu mahal.

Ini didasarkan atas pengalaman banyak orang jika terjadi gangguan kesehatan atau sakit. Jadi, kesehatan merupakan kebutuhan dasar semua umat manusia.

Sebab jika sehat, kita dapat melakukan apa saja. Sebaliknya jika sakit, maka kita "meriang."

Hal yang sama juga berlaku dalam hal ajaran bagi jemaat atau umat Kristen. Jika ajaran yang disampaikan sehat, akan membangun persekutuan yang indah mulia, rukun dan damai.

Namun jika ajaran yang disebar tidak sehat alias ajaran sesat, maka rusaklah persekutuan pelayanan dan pemberitaan Injil.

Kepada seorang anak muda murid atau didikannya, yakni Titus, Rasul Paulus menegaskan agar dia menjaga pengajarannya pada kebaikan.

Artinya ajaran yang disampaikan jangan sampai menyesatkan jemaat. Apa yang diberitakan haruslah sesuai dengan ajaran yang sehat.

Itulah ajaran yang bersumber dari firman Tuhan. Pengajaran Tuhan dalam Alkitab adalah pengajaran yang sehat, karena membangun dan menghidupkan iman jemaat.

Demikian firman Tuhan hari ini."Tetapi engkau, beritakanlah apa yang sesuai dengan ajaran yang sehat:" (ay 1)

Seperti untuk tubuh manusia, hal kesehatan juga menjadi kebutuhan dasar yang sangat penting dan strategis bagi persekutuan jemaat, sebagai tubuh Kristus.

Tubuh jemaat akan "sakit" jika ajaran yang dibawa tidak menyehatkan. Ajaran yang tidak sehat ini membuat persekutuan jemaat rusak.

Perselisihan dalam jemaat sering terjadi karena ajaran yang tidak sehat. Ajaran yang menyesatkan akan membuat persekutuan umat Tuhan terbelah dan kacau.

Maka Paulus menegaskan kepada "anaknya" Titus agar dia memberitakan apa yang sesuai dengan ajaran yang sehat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved