Sabtu, 30 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tanaman Hias Beracun

Hati-hati 10 Tanaman Ini Beracun untuk Kucing, Bisa Sebabkan Kematian, Cek Disini

Terkait hal tersebut berikut ini tanaman hias yang harus dihindari setiap pemilik kucing karena beracun.

Tayang:
Editor: Glendi Manengal
Kolase foto Tribun Manado
Tanaman hias yang beracun bagi kucing 

Jika kita menduga kucing peliharaan kita telah mengunyah atau memakan tanaman ini, segera hubungi dokter hewan dan kita akan diberi instruksi berdasarkan tingkat keparahan gejalanya.

Untuk memiliki tanaman hias yang sama, kita bisa memilih caeroba sebagai tanaman tidak beracun yang memiliki daun indah, subur, dan runcing.

Foto : ilustrasi kucing. (via Kompas.com)

8. Amarilis

Saking cantiknya, bunga dari tanaman amarilis atau bakung tidak hanya menarik kita sebagai manusia tetapi juga kucing peliharaan kita.

Sayangnya, menurut ASPCA, ketika kucing menggigit tanaman ini, kucing dapat mengalami sakit perut, air liur berlebih, tremor, diare, muntah, dan penurunan nafsu makan.

Sebagai gantinya, tukar amarilis dengan anggrek yang menawarkan semburan warna yang eksotis dan tidak beracun bagi kucing. Jika kita membeli anggrek dalam pot, itu akan bertahan lebih lama.

9. Krisan

Krisan adalah tanaman berbunga berwarna-warni lain yang terlarang bagi kucing karena toksisitasnya.

Memakan tanaman ini dapat menyebabkan muntah, diare, hipersalivasi, inkoordinasi, dan dermatitis.

"Pengobatan akan mencakup pengendalian tanda-tanda klinis dengan obat anti-emetik dan anti-diare, mandi jika kulit terpengaruh, dan mungkin terapi cairan suportif intravena," terang Dr Zacharias.

Sebagai gantinya, kita bisa memilih violet Afrika dengan bunga yang berwarna-warni dan dedaunan yang kaya.

10. Tulip

Tulip adalah salah satu tanaman beracun yang paling terkenal bagi kucing. Menurut Dr Zacharias, tanaman ini memiliki konsentrasi racun tertinggi, tetapi seluruh tanaman itu sendiri sebenarnya beracun.

Reaksi yang dapat ditimbulkan jika kucing makan tanaman ini adalah muntah, depresi, diare, dan hipersalivasi.

Segera konsultasikan dengan dokter hewan untuk mengontrol tanda-tanda klinis dan mencegah hidrasi jika kucing kita memakan tanaman ini.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved