Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Cerita Alkitab

Sosok Yosafat, Raja Yehuda yang Berperang dengan Doa Puasa, Hidup Menurut Jalan Tuhan

Menurut catatan Alkitab, Yosafat berumur 35 tahun pada waktu ia menjadi raja dan 25 tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem.

Penulis: Rhendi Umar | Editor: Rhendi Umar
Istimewa
Kisah Yosafat, Raja Yehuda yang Kaya Raya & Hormati Tuhan, Berperang Hanya dengan Doa Puasa 

Ia menyerukan kepada seluruh Yehuda supaya berpuasa dan Yehuda berkumpul untuk meminta pertolongan daripada TUHAN.

Mereka datang dari semua kota di Yehuda untuk mencari TUHAN,”(ayat 3-4). Yosafat takut karena kurangnya kekuatan dari pasukannya untuk melawan pasukan bani Amon dan Moab. 

Dalam keadaan terjepit seperti ini, Yosafat berdiri di tengah-tengah orang Yehuda dan berdoa, ”Ya Allah kami, tidakkah Engkau akan menghukum mereka? Karena kami tidak mempunyai kekuatan untuk menghadapi laskar yang besar ini, yang datang menyerang kami.

Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu,”(ayat 12).

Inti dari doa Yosafat adalah sekalipun mereka tidak memiliki pasukan tentara yang banyak, tetapi mereka mempunyai Tuhan yang besar dan dahsyat.

Jadi, mereka memutuskan untuk mendekat kepada Tuhan lewat doa dan puasa.

Ketika Yosafat dan orang-orang Yehuda merendahkan diri dalam doa dan puasa, maka Tuhan menyatakan kuasaNya.

Tuhan sendiri yang turun tangan di dalam pertempuran untuk berperang bagi Yosafat dan Yehuda. Oleh karena itu, mereka menyanyi,

“Nyanyikanlah nyanyian syukur bagi TUHAN, bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!” Kita baru saja memasuki tahun 2013, banyak hal-hal yang tidak bisa diprediksi sepanjang tahun ini, namun kuasa Tuhan dapat dimanifestasikan lewat doa dan puasa yang kita lakukan. Ingatlah bahwa jika Tuhan sanggup menolong Yosafat dan orang Yehuda, maka Ia juga dapat menolong dan membela kita.

“Karena kami tidak mempunyai kekuatan untuk menghadapi laskar yang besar ini, yang datang menyerang kami. Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu.

”Sudahkah mata kita tertuju kepada Tuhan?

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUNMANADO OFFICIAL:

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved