Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Manado

Oktober 2021, Manado Inflasi 0,44 Persen, Lagi-lagi karena Rica

Inflasi Manado karena adanya peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 107,04 pada September 2021 menjadi 107,51 pada Oktober 2021. 

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa
Pengunjung memiliki komoditas bahan dapur di sebuah swalayan di Manado. Cabai rawit menjadi komoditas penyumbang inflasi di Kota Manado pada Bulan Oktober 2021. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado -  Kota Manado mengalami inflasi 0,44 persen pada Bulan Oktober 2021.

Inflasi Manado karena adanya peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 107,04 pada September 2021 menjadi 107,51 pada Oktober 2021. 

Dengan adanya inflasi Bulan Oktober,   inflasi tahun kalender Manado sebesar 1,65 persen.

"Sedangkan inflasi “year on year” sebesar 2,40 persen," jelas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulut, Asim Saputra melalui live conference via YouTube, Senin (01/11/2021). 

Ia menjelaskan, dari sebelas kelompok pengeluaran di Manado, tiga kelompok pengeluaran mengalami peningkatan indeks.

"Kelompok yang mengalami kenaikan indeks yaitu makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,23 persen; transportasi sebesar 0,62 persen dan kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,04 persen," kata Asim. 

Sementara, satu kelompok mengalami penurunan indeks yaitu perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,09 persen. 

Sedangkan kelompok yang tidak mengalami perubahan yaitu pakaian dan alas kaki; kesehatan; informasi, komunikasi dan jasa keuangan; rekreasi, olah raga dan budaya;  pendidikan; penyediaan makanan/minuman dan restoran sertaperawatan pribadi dan jasa lainnya. 

Jika dilihat dari komoditasnya, penyumbang inflasi terbesar di Kota Manado pada bulan Oktober 2021 yaitu cabai rawit sebesar 0,1205 persen.

Selain cabai rawit, komoditas lain penyumbang inflasi ialah ikan Cakalang/sisik, angkutan udara, Ikan Malalugis, Ikan Tude, Ikan Deho, minyak goreng, lemon, Ikan Tuna dan kangkung. 

Dari 90 kota pantauan IHK nasional, sebanyak 68 kota mengalami inflasi dan 22 kota mengalami deflasi. 

Inflasi tertinggi terjadi di Sampit sebesar 2,06 persen dan terendah di Banyuwangi dan Sumenep sebesar 0,02 persen. 

Kota Kendari mengalami deflasi tertinggi sebesar 0,70 persen, sementara Kota Bengkulu mengalami deflasi terendah sebesar 0,02 persen. 

Kota Manado menempati urutan ke-3 inflasi di Pulau Sulawesi dan urutan ke-15 secara nasional.

Tentang Manado

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved