Minggu, 26 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Nasional

Meliantha Muliawan, Perupa Wanita Indonesia Pertama Peraih Penghargaan UOB Indonesia

Perupa 29 tahun dari Pontianak, Kalimantan Barat ini mengingatkan masyarakat Indonesia akan ritual budaya Tionghoa membakar kertas “joss”.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
Istimewa.
UOB Indonesia menganugerahi penghargaan 2021 UOB Painting of the Year (Indonesia) kepada Meliantha Muliawan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado UOB Indonesia menganugerahi penghargaan 2021 UOB Painting of the Year (Indonesia) kepada Meliantha Muliawan atas karya seni berjudul “Even After Death, The Departed Lives Life."

Dalam karya seninya, perupa 29 tahun dari Pontianak, Kalimantan Barat ini mengingatkan masyarakat Indonesia akan ritual budaya Tionghoa membakar kertas “joss”.

Tradisi yang semakin terlupakan ini menjadi simbol akan bentuk penghormatan kepada para leluhur dan menjadi penanda akan adanya kehidupan dan kematian.

Meliantha Muliawan merupakan wanita pertama yang meraih penghargaan UOB Painting of the Year di Indonesia.

Menurutnya, budaya Tionghoa yang diwariskan secara turun temurun kini semakin jarang dipraktikkan.

Dalam karya seninya, ia menciptakan replika porselen dan menggunakan bahan yang menyerupai kertas, seolah mengembalikan benda-benda yang pernah dimiliki nenek moyangnya sebagai upaya melestarikan tradisi budaya.

Penganugerahan Penghargaan 2021 UOB Painting of the Year Indonesia yang berlangsung secara daring, akhir pekan lalu.
Penganugerahan Penghargaan 2021 UOB Painting of the Year Indonesia yang berlangsung secara daring, akhir pekan lalu. (Istimewa.)

Meliantha mengatakan, karyanya terinspirasi oleh pecahan porselen Dinasti Ming abad ke-15 yang ditemukan di Laut Jawa.

Barang antik itu terima dari seorang teman. Meliantha sendiri secara pribadi mempraktikkan tradisi ‘pembakaran kertas joss’ ini sebagai upaya mengirim barang-barang material kepada kerabat  yang telah meninggal dunia dengan harapan mereka akan mendapat manfaat dari kehidupan akhirat yang bahagia dan sejahtera.

Sebagai perupa profesional, ia berharap dapat memahami dan mengingatkan orang lain mengenai akar sejarah kita.

Melalui seni, kata Meliantha, kita dapat mewariskan tradisi dan membantu melestarikan warisan budaya sebagai upaya menghormati leluhur.

"Adalah sebuah kehormatan bagi saya dapat menerima penghargaan 2021 UOB Painting of the Year (Indonesia) ini. Saya berharap dapat mewakili Indonesia untuk bersaing dalam ajang UOB Southeast Asian Painting of the Year Award di Singapura bulan depan," katanya dalam keterangan tertulis ke Tribunmanado.co.id, Minggu (31/10/2021).

Sebagai pemenang utama kompetisi 2021 UOB Painting of the Year (Indonesia) ini, Meliantha Muliawan memperoleh hadiah uang tunai sebesar Rp 250 juta.

Karya seninya akan dikompetisikan dengan karya seni para pemenang dari Malaysia, Singapura dan Thailand dalam ajang UOB Southeast Asian Painting of the Year Award yang akan diumumkan secara daring pada 26 November 2021 di Singapura.

Ia juga berkesempatan mengikuti program residensi selama satu bulan di Fukuoka Asian Art Museum di Jepang atau di UOB Art Gallery di Shanghai, Tiongkok.

Karya Meliantha Muliawan ini berhasil memikat para juri yang terdiri dari ahli seni dan kurator ternama di Indonesia.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved