Berita Bolmong
Tekan Stunting, DPPKB Bolmong Gelar Pengasuhan 1000 HPK Hingga Pemasangan KB Implan Gratis
Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong)
Penulis: Nielton Durado | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), terus bekerja keras menekan angka Stunting di Kabupaten Bolmong.
Hal ini terbukti dengan digelarnya edukasi Pengasuhan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) bagi ibu dan anak.
Edukasi Pengasuhan 1000 HPK ini digelar di 20 desa yang menjadi lokus Stunting di Kabupaten Bolmong.
Menurut Kepala Dinas DPPKB Bolmong I Ketut Kolak, jika kegiatan ini dilakukan secara terintegrasi dengan beberapa pihak.
Diantaranya, Psikolog, Dinas Kesehatan, Ketua TP PKK, DP3A, Pengadilan Agama, hingga BNN Bolmong.
"Iya, sudah sementara dilaksanakan. Kegiatan ini berlangsung di 20 desa stunting yang tersebar di Kabupaten Bolmong sejak 25 Oktober hingga 4 November 2021 nanti," ujarnya saat dihubungi Tribunmanado.co.id, Jumat (29/10/2021).
Ia menambahkan pemahaman tentang pengasuhan 1000 HPK ibu dan anak sangatlah penting.
Pengasuhan pada masa 1000 hari pertama kehidupan, yaitu 270 hari masa kehamilan ditambah 730 hari setelah kelahiran, hingga usia 2 tahun.
"Itu merupakan periode emas yang sangat penting bagi perkembangan otak dan pertumbuhan fisik," kata dia.
"Jadi masyarakat harus paham tentang 1000 HPK ini, agar mereka bisa memberikan nutrisi terbaik kepada sang buah hati," ungkap dia.
Ia berharap pemberdayaan keluarga terhadap pengasuhan keluarga yang benar dalam 1000 HPK ini dapat meningkatkan kemampuan keluarga terhadap sadar gizi.
Dengan menerapkan prinsip gizi seimbang dan memberikan stimulai yang tepat, baik saat kehamilan sampai anak berusia dua tahun.
“Pengasuhan yang benar bisa membentuk kualitas seorang anak yang dapat dinilai dari proses tumbuh kembangnya," kata dia.
"Proses tumbuh kembang adalah proses yang sangat penting yang merupakan hasil interaksi antara faktor genetik atau bawaan dan faktor lingkungan atau hasil pengasuhan,” tambahnya lagi.
Oleh karena itu kata dia, dalam Gerakan 1000 HPK, pengasuhan sebagai faktor “nurture” atau pemeliharaan, pengasuhan menjadi sangat penting untuk menstimulasi dan mengintervensi faktor “nature” terlebih lagi yang beresiko.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kegiatan-pengasuhan-1000-hpk-yang-dilakukan-oleh-dppkb-bolmong-dgdgfdg.jpg)