Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sulut United

Jelang Laga Sulut United vs Kalteng Putra, Ricky Nelson Ingatkan Netralitas Aparat Pertandingan

Kedua tim memainkan laga pamungkas babak penyisihan grup D Liga 2 di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, Kalteng, Kamis (28/10/2021) pukul 20.30 WITA.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
Sulut United.
Skuad Sulut United saat menjalani latihan di Lapangan Sanaman Mantikei, Kota Palangka Raya, Sabtu (23/10/2021) pagi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Sulut United FC akan bersua tuan rumah Kalteng Putra malam ini.

Kedua tim memainkan laga pamungkas babak penyisihan grup D Liga 2 di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, Kalteng, Kamis (28/10/2021) pukul 20.30 WITA.

Menjelang laga, pelatih Sulut United, Ricky Nelson mengingatkan soal netralitas aparat pertandingan.

"Kami harap perangkat pertandingan bisa netral. Ikut rules of the game," jelas Nelson, Kamis (28/10/2021).

Katanya, Sulut United beberapa kali dirugikan di dua laga sebelumnya.

"Soal perangkat pertandingan kita tetap percaya. Mereka disumpah memimpin pertandingan netral," jelasnya lagi.

Katanya, melawan tuan rumah, Sulut United berharap wasit dan perangkat pertandingan memimpin laga sesuai aturan dan berlaku fair.

"Baik kami maupun Kalteng Putra sama-sama mau menang tapi menang yang bagaimana. Siapa yang bermain baik, layak menang. Bukan karena lain-lain," katanya.

Sebelumnya, Sulut United melayangkan surat protes ke PSSI. Surat itu menyoal kepemimpinan wasit di dua laga Sulut United yang dinilai merugikan.

Sulut United menyebut, setidaknya dua partai yang menjadi sorotan karena kepemimpinan wasit yang merugikan tim.

Pertama, pertandingan Persiba Balikpapan vs Sulut United tanggal (15/10/2021), nomor pertandingan (8)
pukul (15.15 WIB) di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya.

Adapun perangkat pertandingan yang bertugas saat itu, wasit Fibay Rahmatullah asal Banten; asisten wasit 1, Fuar Rifki Al Rasyid asal Jateng dan asisten wasit 2, Dwi Fitri Aditya Meiyanto asal Jatim.

Sementara wasit cadangan, Heru Sugianto asal Jatim.

Dijelaskan dalam surat itu, pada pertandingan tersebut, pada menit 72 pemain Sulut United dijatuhkan dan adanya kontak fisik.

Aksi pemain Persiba menghalau pergerakan Rifaldo Lestaluhu, nomor punggung 88 di dalam kotak pinalti tapi tidak dilihat sebagai pelanggaran.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved