BMKG
Info Cuaca Hingga 1 November 2021, Berpotensi Hujan Lebat, Berikut Penjelasan Lengkap BMKG
Berikut info BMKG untuk prakiraan cuaca hingga 1 November 2021, Berpotensi Hujan Lebat, Berikut Penjelasan Lengkap BMKG.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sudah ada info peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG selama beberapa hari hingga 1 November 2021.
Hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi.
Berikut penjelasan lengkap BMKG, info mingguan cuaca ekstrem di sejumlah daerah di Indonesia.
Baca juga: Kabar Timnas Indonesia, Hasil Pertandingan Lawan Australia dan Skenario Lolos ke Piala Asia U23 2022
Baca juga: Gempa Terkini Rabu 27 Oktober 2021, Berikut Info Lengkap BMKG, Lokasi Titik Pusatnya
Baca juga: Amalan di Pagi Hari, Amalkan Surah Al Ikhlas, Berikut Bacaan dan Keutamaannya
Ilustrasi hujan lebat. (Freepik.com)
Info dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) ini diterbitkan pada Senin (25/10/2021).
Dilansir laman BMKG, potensi hujan sedang hingga lebat dalam sepekan ke depan berdasarkan model terdapat di sebagian besar wilayah Sumatera bagian selatan, sebagian Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi bagian tengah, serta sebagian wilayah Papua Barat dan Papua.
Siklon Tropis Malou
Sementara itu satu siklon tropis, TC Malou, terpantau berada di Samudera Pasifik Barat sebelah timur Filipina.
Dengan kecepatan angin maksimum mencapai 35 Knot (65 km/jam) dan tekanan udara di pusatnya mencapai 1002 hPa dan semakin menguat dalam beberapa hari ke depan,
"Namun pergerakannya semakin menjauhi wilayah Indonesia," ungkap BMKG.
Adapun pengaruh siklon ini terhadap wilayah Indonesia ialah peningkatan ketinggian gelombang 1,25 hingga 2,5 meter di Samudera Pasifik, sebelah utara Halmahera.
Ilustrasi hujan lebat. (Freepik.com)
Baca juga: Kondisi Terkini Tukul Arwana Diungkap Manajer, Mulai Berusaha Berdiri Sendiri
Baca juga: Fakta-fakta Mobil Plat RFS Rachel Vennya, Pesanan Khusus, Kena Denda hingga Kini Disita Polisi
Baca juga: HASIL Chelsea vs Southampton, The Blues Lolos Lewat Adu Penalti dengan Skor 4-3
Hal lain yang mempengaruhi dinamika cuaca di Indonesia adalah monsun Australia yang mulai berangsur melemah sehingga menyebabkan desakan massa udara kering dari selatan juga tidak signifikan.