Torang Kanal
Wanita Cantik Minahasa Zevanya Senduk Harap Masyarakat Waspada Banjir dan Longsor
Di Sulut ada beberapa wilayah yang sangat rawan terjadi banjir dan tanah longsor bila hujan lebat melanda.
Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Akhir tahun biasanya sering terjadi musim hujan. Termasuk di Sulawesi Utara.
Hujan lebat dapat menyababkan banjir dan tanah longsor.
Di Sulut ada beberapa wilayah yang sangat rawan terjadi banjir dan tanah longsor bila hujan lebat melanda.
Hal itu turut menjadi perhatian wanita bernama lengkap Zevanya Aprilia Senduk.
Wanita kelahiran Kinaleosan, Minahasa 6 April 2001 ini mengaku prihatin jika mendengar kata banjir dan tanah longsor.
Apalagi kata dia kalau ada korban jiwa.
Zevanya yang hobi jalan-jalan dan membaca ini mengaku sering menambakan doanya saat hujan deras turun.
Ia berdoa memohon kepada Tuhan agar jangan sampai ada bencana atau hal-hal yang tidak diinginkan.
Perempuan yang bercita-cita menjadi seorang perawat ini mengatakan, sebagai orang yang beriman dan percaya bahwa Tuhan haruslah yakin akan adanya perlindungan Tuhan.
"Namun, kita sebagai manusia harus tetap waspada jika terjadi hujan deras, khususnya bagi mereka yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor," kata mahasiswa Universitas Klabat yang baru saja menyelesaikan jenjang Semester 5 Fakultas Keperawatan ini.
Pemilik akun instagram bernama @_apriliasefanyaa ini berpesan pada masyarakat, jika hujan deras agar mengungsi sementara di tempat yang aman.
Tentang Manado
Kota Manado adalah Ibukota Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia, dan merupakan kota terbesar kedua di Pulau Sulawesi.
Kota Manado berbatasan dengan Kabupaten Minahasa dan Minahasa Utara.
Kota Manado memiliki 11 kecamatan serta 87 kelurahan dan desa, luas wilayah Kota Manado 157,27 km²
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/zevanya-aprilia-senduk.jpg)