Jumat, 1 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Boltim

Kisah Fitri Tumbelaka, Tenaga Sukarela di Daerah Terpencil Desa Bukaka Boltim

Setelah melewati tahapan wawancara dan lain sebagainya, dirinya lolos diterima sebagai pegawai tidak tetap. 

Tayang:
Penulis: Rustaman Paputungan | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Rustaman Paputungan
Fitri Tumbelaka A.Md (27) tengah melakukan tugasnya sebagai bidan di daerah terpencil yang ada di Desa Bukaka, Boltim. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Fitri Tumbelaka A.Md (27) adalah seorang bidan yang bertugas di PUSTU Daerah Terpencil Satu, Desa Bukaka, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur

Kurang lebih sudah 4 tahun dirinya melayani masyarakat di sana. 

Saat ditemui tribunmanado.co.id, Minggu (24/10/2021) di rumahnya di Desa Bulawan Dua Kecamatan Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Fitri ditemani oleh suaminya Opan Mamonto.

Fitri bercerita awal mula dia ditempatkan di Desa Bukaka

"Waktu tahun 2018 saya melamar di Dinas Kesehatan Kabupaten Bolmong Timur," tutur dia. 

Setelah melewati tahapan wawancara dan lain sebagainya, dirinya lolos diterima sebagai pegawai tidak tetap. 

"Kami cabut undi dan saya dapatnya di Desa Bukaka," ujar dia.

Sudah banyak masyarakat Bukaka yang ia bantu.

Ia melayani masyarakat mulai dari persalinan, luka, sakit dan lain-lain.

Bagi dia, seorang bidan di Desa Terpencil ibarat Dokter umum.

Meski begitu, dirinya menuturkan kalau saat ini status dirinya bukan lagi sebagai Pegawai Tidak Tetap (PTT), melainkan tenaga sukarela.

Hal itu berlaku pasca semua tenaga Honor, PTT, dan THL dirumahkan oleh Bupati dan Wakil  Bupati terpilih.

Mesk begitu, dirinya ikhlas untuk membantu masyarakat yang ada di Desa Bukaka.

"Apalagi untuk daerah sendiri," ujarnya. 

Dia juga bercerita bagaimana gajinya waktu masih PTT hingga sekarang. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved