BACAAN ALKITAB
BACAAN ALKITAB: Mazmur 119:9-16 “Jagalah Kelakuan Sesuai Firman Tuhan”
“Hidup adalah pilihan”, artinya bahwa dalam kehidupan di dunia ini manusia sering berhadapan dengan berbagai pilihan
MTPJ 24 – 30 Oktober 2021
TEMA BULANAN : “Menjawab Panggilan Untuk Melayani”
TEMA MINGGUAN : “Jagalah Kelakuan Sesuai Firman Tuhan”
BACAAN ALKITAB: Mazmur 119:9-16
ALASAN PEMILIHAN TEMA
TRIBUNMANADO.CO.ID - “Hidup adalah pilihan”, artinya bahwa dalam kehidupan di dunia ini manusia sering berhadapan dengan berbagai pilihan, yang akan sangat berdampak atau mempengaruhi kehidupannya ke depan.
Setiap manusia bebas memilih apa saja menurut hasrat dan kemauan kita, terutama hal-hal yang berhubungan dengan upaya menciptakan hidup yang tenteram dan sejahtera.
Demikian juga orang percaya, di tengah pergaulan hidup baik dalam dunia nyata maupun “dunia maya” (media sosial), sering diperhadapkan pada berbagai tawaran untuk memilih berbagai alternatif dari setiap peluang dan
permasalahan yang ditemui, suatu nilai untuk menjadi pegangan hidup, bahkan suatu jalan untuk menikmati kesuksesan dan kebahagiaan.
Di minggu ini kita sebagai warga Gereja diajak untuk terus berjuang dalam hidup, baik menghadapi setiap cobaan, godaan dan tantangan, maupun peluang dan kesempatan menikmati kesuksesan dengan menjadikan Firman Tuhan sebagai pegangan dan pedoman hidup dengan menjaga kelakuan agar tetap sesuai dengan Firman Tuhan.
PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)
Judul Kitab ini dalam bahasa Ibrani adalah tehillim, “Nyanyian-nyanyian pujian” atau “puji-pujian”. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar Mazmur dalam kitab tersebut yang bercorak puji-pujian.
Namun, Mazmur merupakan sebuah kata yang lebih umum maknanya, yang berarti semua gubahan yang punya susunan tertentu yang cocok untuk dinyanyikan, dan isinya bisa bersifat sejarah, pengajaran, permohonan, maupun puji-pujian.
Mazmur 119 adalah salah satu bagian kelompok Mazmur yang memuji kebesaran Taurat. Dalam hal ini berisi pujian kepada Allah karena anugerah-Nya yang besar yakni Taurat, dan penyataan kehendak-Nya bagi umat perjanjian.
Taurat disini bukan hanya perintah dan hukum saja, melainkan juga semua janji, ajaran, dan ancaman Allah. Pemazmur menggunakan sinonim tertentu untuk Taurat yakni, peringatan, titah, hukum, perintah, ketetapan, perkataan, firman, hidup dan jalan, juga janji.
Mazmur 119:9-16 dimulai dengan pertanyaan dan jawaban: “Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan Firman-Nya”. Dalam Alkitab terjemahan Bahasa Indonesia sehari-hari “Orang muda dapat menjaga hidupnya tak bercela kalau ia hidup menurut perintah-Mu”. Hal ini menegaskan bahwa realitas dosa bisa mempengaruhi kehidupan orang muda hingga membuat hidupnya tercemar/bercela. Karena itu bagi pemazmur ada kebutuhan untuk berjaga-jaga dengan menjadikan Firman Allah sebagai pedoman hidup. Orang muda harus menaruh perhatian terhadap jalan hidupnya dan mengujinya dengan Firman Tuhan.
Untuk menjaga kelakuan supaya tetap bersih sesuai Firman Tuhan maka pemazmur :
Berusaha mencari Tuhan dengan segenap hati dalam harapan bahwa Tuhan tidak akan membiarkan dia menyimpang dari perintah-perintah-Nya (ay.10). Terkandung pengertian bahwa ketika pemazmur mencari Tuhan dengan kesungguhan, akan mendapatkan petunjuk petunjuk Tuhan yang akan menjaga jalan kehidupannya supaya tidak menyimpang. Orang yang mencondongkan hati kepada Tuhan akan takut menyimpang dari perintahperintah-Nya.
Menyimpan janji Tuhan di dalam hati supaya jangan berdosa terhadap Tuhan (ay.11). Terkandung pengertian bahwa janji Tuhan adalah sesuatu yang sangat berharga sehingga disimpan di dalam hati untuk selalu diingat dan diperhatikan. Itu akan menjaga, mengontrol segala pemikiran, pertimbangan dan keinginan agar menjauhkan diri dari dosa, dan tetap hidup sesuai kehendak Tuhan.
Memuji Tuhan dan memohon agar Tuhan memberikan pengajaran tentang ketetapan-ketetapan-Nya (ay.12). Dalam hal ini pemazmur membuka diri untuk diajar Tuhan supaya mendapatkan pengertian yang benar tentang ketetapan-ketetapan Allah yang harus dilakukan dengan benar.
Menceritakan segala hukum Tuhan (ay.13). Pengetahuan pemazmur tentang Firman Tuhan yang mengisi hati dan pikirannya, akan keluar melalui ucapan bibirnya untuk diceritakan dan dibagikan kepada orang lain supaya juga hidup berdasarkan Firman.
Bergembira atas petunjuk peringatan-peringatan Tuhan, seperti kegembiraan atas segala harta (ay.14). Sebagaimana orang bergembira memiliki segala harta, demikian pemazmur memiliki kegembiraan besar ketika mendapatkan peringatan-peringatan Tuhan yang sangat berharga. Pemazmur menyukakan hatinya dengan mendengarkan Firman Tuhan.
