Breaking News:

Berita Tomohon

Pemkot Tomohon Optimis Program BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Informal Bisa Masuk APBD-P

Edwin Roring juga menyebut BPJS Ketenagakerjaan Informal ini merupakan program nasional yang dituangkan dalam Instruksi Presiden.

Penulis: Hesly Marentek | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Hesly Marentek
Sekretaris Kota Tomohon Edwin Roring. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pemerintah Kota Tomohon terus mendorang agar adanya jaminan sosial bagi pekerja informal.

Bahkan Pemkot Tomohon optimis program BPJS Ketenagakerjaan bagi 32,657 pekerja informal bisa masuk dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kota Tomohon tahun 2021.

Hal ini sebagaimana disampaikan Sekretaris Kota Tomohon Edwin Roring, Jumat (22/10/2021).

Menurutnya mencermati pada saat pada saat di DPRD terkait BPJS Ketenagakerjaan, pada intinya semua fraksi menerima APBD Perubahan untuk ditetapkan dalam peraturan daerah.

Walupun diakuinya ada fraksi yang secara eksklusif belum menerima.

"Tetapi pada dasarnya kami pemerintah mendorong BPJS Ketenagakerjaan ini bisa masuk dalam APBD Perubahan," kata Roring.

Edwin Roring juga menyebut BPJS Ketenagakerjaan Informal ini merupakan program nasional yang dituangkan dalam Instruksi Presiden.

Sehingga harus dilaksanakan di setiap daerah.

"Perlu diingatkan BPJS Ketenagakerjaan merupakan instruksi. Definisi intruksi adalah Perintah berarti itu harus dilaksanakan," sebut Edwin Roring.

"Dalam pemerintahan Jokowi ini sudah mengisyaratkan untuk melakukan itu. JKN kan ada dua, yaitu kesehatan dan BPJS. Bukan masalah urgensi," sambung Mantan Sekretaris Kabupaten Sangihe ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved