Selasa, 5 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bursa Capres 2024

Setelah Ganjar dan Anies, Kini Prabowo Dapat Dukungan, Buat Bursa Capres 2024 Mulai Memanas

Walaupun pemilihan presiden masih tiga tahun namun nama para calon mulai bermunculan.

Tayang:
Editor: Glendi Manengal
Fofo AFP/Pemprov DKI Jakarta/Jateng
Bursa Calon Presiden Pilpres 2024. 

"Anies Baswedan telah menunjukkan kinerja yang sangat baik pada kedua jabatan yang diembannya ditambah beberapa karakter yang kuat sebagai pemimpin," kata Laode dalam konferensi pers deklarasi Anies Baswedan, Rabu (20/10/2021).

Deklarasi Ganjar

Sebelumnya pada 25 September 2021, Albertus yang juga merupakan ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPC PDIP Purworejo itu menghadiri acara deklarasi dukungan terhadap Ganjar Pranowo sebagai capres 2024.

Acara tersebut diinisiasi DPC Seknas Ganjar Indonesia (SGI) Kabupaten Purworejo.

Albertus Sumbogo mengatakan, simpatisan dan kader PDI Perjuangan yang mendukung Ganjar Pranowo hanya menyampaikan aspirasi sebelum Megawati memutuskan capres dari partai banteng itu untuk Pilpres 2024.

Ikhtiar politik ini supaya memengaruhi Bu Mega, bisa juga lebih objektif memandang kader PDIP yang baik dan memang punya kans menang,” kata Albertus, Senin (11/10/2021), seperti ditulis KOMPAS TV.

Di sisi lain, ia mengaku siap menerima sanksi hingga pemecatan sebagai kader PDIP, bila dinilai melanggar aturan partai.

“Saya sudah katakan sejak awal, kalau itu dianggap melanggar aturan partai, saya sudah siap kok. Diberi sanksi sampai dengan pemecatan sebagai pribadi, saya siap,” tegas Albertus.

Albertus merasa masih dalam barisan PDI Perjuangan. Dia mengaku, hanya menampung aspirasi masyarakat.

“Bagi saya, saya masih dalam barisan. Hak bicara, hak aspirasi itu dijamin oleh aturan. Saya tidak memutuskan yang harus jadi Ganjar, bukan. Aspirasi masyarakat ini kan perlu ditampung,” kata Albertus kepada KOMPAS TV.

Semakin ketat

Sementara Pengajar Komunikasi Politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio, mengatakan, mendekati pemilu, persaingan antarbakal capres akan semakin ketat.

Sebab, saat ini saja sudah banyak tokoh lain yang mulai mengenalkan diri kepada publik.

”Selama ini yang kuat Prabowo dan Anies Baswedan, tetapi para ketua umum partai lain, kan, juga mulai menggeliat. Ada Airlangga, ada Cak Imin (Muhaimin Iskandar).

Belum lagi menteri, ada Erick Thohir (Menteri BUMN), Sandiaga, ada Sri Mulyani (Menteri Keuangan). Jadi, artinya makin dekat ke hari-H (pemilu), pasti akan semakin mengecil selisih elektabilitasnya,” kata Hendri.

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved