Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info Bitcoin

Update, Harga Bitcoin Kini Terus Melonjak, Tembus Rp 932 Juta

Bitcoin nyatanya terus menunjukkan pergerakan naik turun harga yang fantastis dari awal tahun 2021 sampai sekarang.

Editor: Rhendi Umar
THINKSTOCKPHOTOS
Bitcoin 

Fundamental Bitcoin yang bagus, ditambah dengan kepercayaan orang orang terhadap Bitcoin sudah semakin meningkat, tentu harga Bitcoin cenderung akan terus naik setiap tahunnya, dan tentu ini bisa dijadikan suatu aset masa depan.

Bitcoin sendiri di Indonesia sudah legal dan bisa diperdagangkan sebagai aset untuk mendapatkan keuntungan dari capital gain yang mana hal ini diatur oleh Kementerian Perdagangan dan BAPPEBTI sebagai regulator.

"Cukup dengan harga Rp 10.000 saja, siapapun bisa langsung membeli dan trading aset kripto seperti bitcoin di Indodax untuk mendapatkan keuntungan dari situ,” tuturnya.

Rekor Baru

Harga Bitcoin kini bersiap mengukir rekor baru tertinggi sepanjang masa. Pada perdagangan Rabu (20/10/2021), harga aset kripto tertua di dunia ini menembus US$ 64.000.

Mengacu data CoinDesk, harga Bitcoin pada Rabu (20/10) pagi waktu Indonesia Barat sempat menyentuh posisi US$ 64.476,26, tertinggi dalam enam bulan terakhir. 

Harga aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia itu makin dekat dengan rekor tertinggi sepanjang masa di US$ 64.888,99 yang tercipta pada April lalu.

Sementara pada pukul 10.40 WIB, harga Bitcoin ada di US$ 63.982,74 . Angka ini masih naik 2,18% dibandingkan dengan posisi 24 jam sebelumnya.

Lalu, 1 Bitcoin berapa rupiah. Berdasarkan laman Bitcoin.co.id, 1 Bitcoin pada pukul 10.40 WIB setara Rp 898,001 juta dan situs Indodax ada di Rp 898,3 juta.

Pendorong harga Bitcoin adalah ProShares Bitcoin Strategy ETF (BITO), exchange-traded fund bitcoin Berjangka pertama yang diperdagangkan di AS, memulai debutnya pada Selasa (19/10/2021).

BITO mengakhiri perdagangan Selasa dengan kenaikan 4,65%, mendekati US$ 41,8 per saham, dengan volume perdagangan mencapai 23,9 juta saham senilai lebih dari US$ 1 miliar, menempatkannya sebagai salah satu peluncuran ETF teratas dalam sejarah.

Mengutip CoinDesk, Dave Nadig, Director of Research ETF Trends, mengatakan, perdagangan BITO tampak "teratur" dan "stabil" di saat-saat awal. ETF terstruktur dibanding berinvestasi dalam kripto secara langsung

Bitcoin mencatat penutupan mingguan tertinggi pada pekan lalu, melampaui minggu pertama April lalu, menurut perusahaan riset kripto Delphi Digital.

"Minggu lalu adalah salah satu tren naik paling menentukan sejak Januari 2021," sebut Delphi Digital, seperti dilansir CoinDesk.

Baca juga: Robert Kiyosaki Sebut Masa Depan Bitcoin Cerah, Bakal Sentuh Level Tertinggi Akhir Tahun Ini

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved