Berita Sulut
Pemprov Sulut Ajukan Penambahan Kuota Solar ke BPH Migas
Pemprov Sulut akan mengajukan penambahan kuota solar ke BPH Migas buntut kelangkaan solar yang terjadi belakangan ini.
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pemprov Sulut akan mengajukan penambahan kuota solar ke BPH Migas buntut kelangkaan solar yang terjadi belakangan ini.
Kepala Biro Ekonomi dan SDA Pemprov Sulut, Hanny Wajong mengatakan, Proses pengajuan penambahan kuota sedang diproses.
Hal itu dilakukan setelah rapat dengar pendapat dengan DPRD Sulut merekomendasikan penambahan kuota solar.
"Kita sedang proses," kata dia kepada tribunmanado.co.id, Kamis (21/10/2021).
Pengusulan ini melibatkan kabupaten/kota, kata Hanny kebutuhan solar di masing-masing daerah, pemerintah daerah setempat yang mengetahui persis.
"Jadi kumpulkan semua usulan kabupaten/kota dulu, lalu Pak Gubernur akan usulkan penambahan kuota solar ke BPH Migas," ujar Mantan Kepala Bidang di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut ini.
Berapa banyak penambahan kuota yang diajukan? Hanny belum bisa memastikan, sampai semua data dari kabupaten/kota menyangkut kebutuhan itu terkumpul.
Dari data Pertamina kuota solar untuk Sulut tahun 2021 sebanyak 108.186 kiloliter. Jumlah ini mengalami penurunan dari tahun 2020, sebanyak 115.109 kiloliter atau mengalami penurunan 6 persen.
Anggota DPRD Sulut, Jems Tuuk meminta Pemprov menyurat ke BPH Migas meminta suplai tambahan BBM jenis solar.
"Kembalikan suplai solar sebanyak 127.000 kiloliter," ungkap dia. (ryo)
Baca juga: Solar Langka di Sulut Mencurigakan, Anggota DPRD Amir Liputo Minta Pemprov Bentuk Tim Investigasi
Baca juga: Kesalahan Fatal Celine Evangelista Terhadap Stefan William Usai Heboh Video dengan Wanita Lain
Baca juga: Sosok Celine Evangelista Artis yang Baru Cerai dari Stevan William, Masih Saudara Nagita Slavina
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kantor-gubernur-sulut-foto.jpg)