Reshuffle Kabinet
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat Usai PAN Merapat, Zulkifli Hasan Berpeluang Gantikan Pos Menteri Ini
Pengamat politik dan ketatanegaraan, Agus Riwanto, menduga ada barter politik dalam bergabungnya PAN ke partai koalisi Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Dengan masuknya PAN ke koalisi mereka, kan jadi buyar koalisi sebelah (PKS dan Partai Demokrat)," bebernya.
"Jadi ada dua kepentingan itu masuknya PAN ke koalisi pemerintahan Jokowi," tegas Agus.
Diketahui, Ketua Umum Jokowi Mania (JoMan), Immanuel Ebenezer, menilai Presiden Jokowi akan melakukan reshuffle kabinet dalam waktu dekat.
Relawan Jokowi memperkirakan reshuffle kabinet dilakukan paling lambat Oktober 2021 mendatang.
Tanggapan PAN
Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Umum PAN, Yanri Susanto, mengklaim partainya tidak memaksa atau mengusulkan posisi tertentu kepada Presiden Jokowi.
Sebab, perombakan atau reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif presiden.
"Kami dari PAN tetap memandang reshuffle hak prerogatif presiden," ujarnya, dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV, Jumat (10/9/2021).
"PAN tidak pada posisi memaksa, menekan, atau mengusulkan posisi tertentu."
"Karena kami paham betul bahwa reshuffle adalah hak prerogatif presiden."
"Oleh karena itu, kita tunggu saja," papar Yanri.
"Walaupun beberapa waktu lalu di partai koalisi, PAN sudah diajak untuk ikut bergabung," lanjutnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Pengamat Prediksi Tokoh PAN yang Berpeluang Dapat Kursi Menteri