Kamis, 7 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Manado

Cerita Sopir Truk di Manado Antre Berjam-jam di SPBU, Saat Giliran Solar Sudah Habis

Hampir setiap hari dalam dua pekan terakhir ini, Markus terlibat dalam antrean panjang solar di SPBU di kota Manado.

Tayang:
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Chintya Rantung
Arthur Rompis/Tribunmanado
Antrean Solar di SPBU Politeknik NegerI Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Hampir setiap hari dalam dua pekan terakhir ini, Markus terlibat dalam antrean panjang solar di SPBU di kota Manado.

Sopir truk ini kerap antre pada pagi hari.

Lama antrean rata - rata dua jam. Pernah sampai empat jam.

"Setiap hari seperti ini," kata dia Kamis (21/10/2021).

Kamis siang, ia antre solar di SPBU Politeknik Negeri Manado.

Sudah dua jam ia antre. Mobilnya parkir di tepi jalan AA Maramis. Di depannya masih banyak kendaraan yang antre. Di belakangnya lebih banyak lagi.

Markus terlihat letih. Wajahnya kusut. Diambilnya obat darah tinggi dari saku celana.

"Menunggu seperti ini kadang membuat emosi, darah bisa naik," kata dia.

Setiap momen bisa membuat tensi naik. Selama ini ia bisa menahan diri. Batinnya sudah kuat berkat pengalaman selama dua pekan antri solar, bak tanggul yang dapat menahan luapan air.

Namun satu momen membuat tanggul itu jebol. Ia marah dan memaki maki.

"Saya sudah antre dua jam. Ehh tiba giliran saya solar habis, siapa yang tidak marah," katanya.

Ambrul supir truk lainnya mengaku antrean solar membuat pendapatannya kempis.

Biasanya sehari ia bisa antar hingga lima ret pasir.

"Tapi sekarang ini hanya bisa satu dan dua ret, otomatis pendapatan kami menurun karena kami dibayar per ret," kata dia.

Dia menduga ada yang tak wajar dalam kelangkaan solar kali ini.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved