Berita Heboh
Profil Aipda Ambarita Pemimpin Raimas Backbone yang Kini Dimutasi, Gara-gara Paksa Periksa HP Orang?
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan diduga ada pelanggaran SOP terkait tindakan Aipda Ambarita.
Masih dilansir Tribunnews, Aipda Ambarita sebelumnya menjabat sebagai Banit 51 Unit Dalmas Satsabhara Polres Jakarta Timur.
Namun, usai dimutasi, kini ia ditempatkan di Bidang Humas Polda Metro Jaya.
Dikutip dari Kompas.com, karier Aipda Ambarita menjadi polisi berawal pada 1998-1999.
Kala itu, ia menganggur setelah dipecat dari perusahaan cat tahun 1997.
"Saya waktu itu main ke Blok M, terus ada tulisan di banner 'penerimaan siswa dikmaba PK Polri Tahun 1998-1999'.
Dari situ, saya mencoba lagi," kata dia saat ditemui pada Senin 16 November 2020.
Diketahui, sebelum mendaftar menjadi polisi di tahun 1998, Aipda Ambarita sudah pernah menjajal peruntungan pada 1995, selepas lulus SMA.
Kala itu, ia memberanikan diri mendaftar Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri), tetapi gagal saat menjalani tes terakhir.
"Hasil tes terakhir menyatakan saya gagal. Sempat ditawari ke Bintara Kostrad.
Tetapi saat itu saya bilang, 'Enggak usah lah, tahun depan saja'," ungkapnya.
Di tahun 1996, Aipda Ambarita mencoba mendaftar Bintara Polisi. Namun, ia gagal saat tes kesehatan karena kelebihan berat badan.
Ketika mendaftar sebagai polisi di tahun 1998, ia mengaku heran lantaran lulus setiap tahapan tes.
Setelah lulus, Aipda Ambarita langsung ditugaskan di Mojokerto, Jawa Timur.
"Terus akhirnya dipanggil ke Polda Metro Jaya dan dinyatakan lulus."
"Saya ditugaskan ke Mojokerto, Jawa Timur, dan menjalani pendidikan," kisahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/bripka-mp-ambarita.jpg)