Minggu, 19 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Facebook

Facebook Dikabarkan Akan Ubah Namanya Pekan Depan

Raksasa media sosial Facebook dikabarkan akan mengubah namanya pada pekan depan.

Editor: Aldi Ponge
Ist
Ilustrasi Facebook 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Facebook dikabarkan akan mengubah namanya.

Perubahan nama tersebut bahkan akan dilakukan pekan depan, menurut sumber terpercaya

Tujuan perubahan nama raksasa media sosial tersebut untuk rebranding agar fokus dalam membangun metaverse.

Verge melaporkan pada hari Selasa (19/10) mengutip sumber yang mengetahui langsung masalah tersebut.

Chief Executive Officer Facebook Mark Zuckerberg berencana untuk berbicara tentang perubahan nama pada konferensi tahunan Connect perusahaan pada 28 Oktober, tetapi bisa diumumkan lebih cepat, Verge melaporkan.

 Metaverse mengacu pada lingkungan dunia virtual bersama, yang dapat diakses orang melalui internet. Istilah ini dapat merujuk pada ruang digital, yang dibuat lebih hidup dengan menggunakan realitas virtual atau augmented reality.

Rebranding kemungkinan akan memposisikan aplikasi media sosial Facebook sebagai salah satu dari banyak produk di bawah perusahaan induk, yang akan mengawasi grup seperti Instagram, WhatsApp, Oculus dan banyak lagi, tambah laporan itu.

Facebook mengatakan tidak mengomentari rumor atau spekulasi.

Daftar Hitam Facebook, Ada Nama Orang/Organisasi Indonesia Masuk Kategori Berbahaya

Kabarnya beberapa nama dan organisasi masuk daftar hitam Facebook kini terbongkar.

Diketahui hal tersebut dibocorkan media Amerika Serikat.

Dalam daftar hitam Facebook tersebut ada organisasi dari Indonesia.

Daftar hitam Facebook, yang berisikan nama orang dan organisasi di berbagai negara dikabarkan bocor ke publik.

Menurut laporan laman situs Cnet pada Jumat (15/10/2021), daftar hitam yang diduga bocor tersebut berisikan nama organisasi asal Indonesia yaitu Front Pembela Islam (FPI) dan Forum Umat Islam (FUI).

Selain organisasi, nama Habib Rizieq Shihab juga dikabarkan masuk ke dalam daftar hitam milik Facebook yang bocor tersebut.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved