Minggu, 26 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kunjungan Menteri PPPA

Dipandu WBP Bule Afrika Selatan, Menteri Bintang Puspayoga Coba Pembuatan Batik L'Prado

Berada di ruangan Pembuatan Batik, Lapas Perempuan, seketika perhatian Menteri yang akrab disapa Bintang Puspayoga tertujuh kepada salah satu WBP.

Penulis: Hesly Marentek | Editor: Rizali Posumah
Istimewa.
Menteri PPPA Bintang Puspayoga saat mencoba pewarnaan batik yang dipandu oleh Donya Louise Preston, di Lapas Perempuan Kelas II B Manado. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado -- Ada yang menarik dalam kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Gusti Ayu Bintang Damawati di Lapas Perempuan Kelas II B Manado, Selasa (19/10/2021) sore.

Ketika tepat berada di ruangan Pembuatan Batik, Lapas Perempuan, seketika perhatian Menteri yang akrab disapa Bintang Puspayoga tertujuh kepada salah satu Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Bintang Puspayoga yang saat itu bersama Ketua TP-PKK Sulut Rita Tamuntuan dan Kadis PPPA Sulut dr Devi Tanos terlihat berkomunikasi dengan WBP Bule bernama Donya Louise Preston.

Donya sendiri merupakan Napi asal Afrika Selatan yang divonis 20 tahun penjara akibat penyelundupan sabu.

Donya tertangkap bersama rekannya Ryan saat tiba di Bandara Sam Ratulangi pada petengahan 2012 lalu.

Dalam perbincangan terdengar Menteri PPPA Bintang Puspayoga bertanya beberapa hal kepada Donya.

"Asal dari mana dan sudah berapa lama jalani hukuman," tanya Bintang Puspayoga.

"Berapa lama lagi hukumannya," tambahnya didampingi Ketua TP-PKK Sulut Rita Tamuntuan.

Lantas Donya yang sedang mempraktekkan pembuatan batik L'Prado terdengar merespon pertanyaan dari Menteri.

"Sudah 9 tahun, saya masuk 2012. Semoga kalau dapat surat sudah bisa keluar, tapi wajib lapor. Kalau pun tak dapat surat nanti keluar tahun 2026," jawab bule cantik ini yang sudah begitu fasi dengan bahasa Manado.

Selanjutnya Menteri PPPA Bintang Puspayoga dan Ketua TP-PKK Sulut Rita Tamuntuan mencoba melakukan pewarnaan batik.

Keduanya dipandu oleh Donya yang sambil menunjukan bagian mana yang akan diwarnai.

Donya disela kunjungan tersebut menyebut belajar membatik sejak April 2021.

Ia belajar mengikuti pelatihan dari Lapas Perempuan Kelas II B Manado.

"Baru belajar sejak April tahun ini," ujar Donya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved