Breaking News:

Berita Sulut

Maraknya Kasus Pinjol Ilegal, Kapolda Sulut: Pastikan Sudah Terdaftar di OJK

Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur promosi atau tawaran dalam menggunakan jasa layanan pinjol.

Penulis: Andreas Ruauw | Editor: Chintya Rantung
andreas ruauw/tribun manado
Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana 

TRIBUNMANADO.CO ID, Manado - Dalam rangka menindaklanjuti instruksi Presiden RI Joko Widodo soal penindakan tegas terhadap kasus pinjaman online (pinjol) ilegal, masyarakat pun diimbau untuk berhati-hati.

Karena selama ini dinilai telah merugikan banyak masyarakat maka Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur promosi atau tawaran dalam menggunakan jasa layanan pinjol.

"Pastikan penyelenggara pinjol tersebut legal atau resmi, sehingga tidak merugikan dan menyusahkan di kemudian hari,” ujar Kapolda, Sabtu (16/10/2021).

Lanjutnya, setiap penyelenggara Financial Technology Peer to Peer (Fintech P2P) Lending di Indonesia wajib terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Pinjol ilegal itu sangat merugikan masyarakat. Karena data pribadi korban akan dimanfaatkan oleh penyelenggara pinjol ilegal apabila terlambat membayar ataupun tidak bisa melunasi pinjamannya. Bahkan saat penagihan, banyak ditemukan disertai dengan ancaman,” jelas Irjen Pol Nana Sudjana.

Irjen Pol Nana Sudjana meminta masyarakat untuk segera melaporkan pinjol ilegal yang merugikan konsumen dengan meneror dan bahkan mempermalukan konsumen.

Ditegaskannya, Polda Sulut dan jajaran sangat mendukung upaya Pemerintah dalam rangka memberantas tindak kejahatan pinjol ilegal. Dari sisi preventif atau pencegahan, Irjen Pol Nana Sudjana memerintahkan jajaran untuk meningkatkan patroli di dunia maya juga sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

“Berkaitan dengan hal tersebut, Polri juga telah menjalin kerjasama tentang pemberantasan pinjol ilegal dengan OJK, Bank Indonesia, Kemenkominfo, serta Kementerian Koperasi dan UMKM,” terang Irjen Pol Nana Sudjana.

Dalam kesempatan ini, Irjen Pol Nana Sudjana pun meminta masyarakat tidak sembarangan memposting kartu identitas pribadi atau KTP tanpa sensor di media sosial.

“Karena rentan disalahgunakan dalam pinjol. Serta jangan mudah memberikan data terkait KTP karena hal ini memberikan celah bagi para pelaku tindak kejahatan,” pungkas Irjen Pol Nana Sudjana.

Sementara itu informasi resmi dari Divisi Humas Polri melalui media sosial, ada beberapa cara untuk mengetahui aplikasi pinjol legal atau ilegal di OJK.

Pengecekan bisa dilakukan melalui website OJK dengan alamat: www.ojk.go.id/id/kanal/iknb/financial-technology/Default.aspx ataupun nomor WhatsApp 081-157-157-157, nomor telepon 157, juga bisa melalui email: waspadainvestasi@ojk.go.id

Baca juga: Fakta Baru Kasus Polisi Banting Mahasiswa Demo di Tangerang, Nasib Brigadir NP dan Mahasiswa MFA

Baca juga: Kesaksian Penyelam Evakuasi Jenazah 11 Siswa yang Tenggelam: Baru Kali Ini Terjadi Dalam Sejarah

Baca juga: Kecelakaan Maut, Seorang Pemotor Roda Tiga Tewas Dihantam Kereta Api, Korban Menerobos Perlintasan

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved