Bursa Capres
FX Rudyatmo Bela Pendukung Ganjar Pranowo, Sebut Puan Maharani Ikut Dideklarasikan
Simpatisan dan kader PDI Perjuangan di Jawa Tengah sempat memanas. Ini setelah ada pendukung Ganjar Pranowo yang mendeklarasikan
TRIBUNMANADO.CO.ID, SOLO - Simpatisan dan kader PDI Perjuangan di Jawa Tengah sempat memanas. Ini setelah ada pendukung Ganjar Pranowo yang mendeklarasikan Gubernur Jawa Tengah ini sebagai calon Presiden (capres), yang berimbas keluarnya isilah banteng celeng.
Terkait hal ini, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, memberikan tanggapannya soal banteng dan celeng di tubuh PDI Perjuangan.
Rudy meminta kepada kader yang disebut banteng dan celeng ini untuk tidak berkecil hati.
Pasalnya, yang dideklarasikan sebagai calon presiden tidak hanya Ganjar saja, tapi juga Puan Maharani.

Karena itu, mantan Wali Kota Solo ini menilai jika deklarasi yang dilakukan pendukung Ganjar Pranowo tidak bisa disebut kesalahan.
Menurutnya, yang mendeklarasikan Ganjar sebagai capres adalah rakyat Indonesia yang tahu akan kinerja seorang Ganjar Pranowo.
"Saya sangat mendukung teman-teman yang dikatakan banteng celeng ini tidak perlu bekecil hati. Pak Ganjar sendiri ini kan juga tidak minta untuk dideklarasikan."
"Yang mendeklarasikan adalah rakyat Indonesia yang mengetahui kinerja daripada Ganjar Pranowo," kata Rudy dalam tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Jumat (15/10/2021).
Lebih lanjut, Rudy meminta DPD Jawa Tengah untuk bisa segera dibenahi agar nantinya tidak ada lagi rangkap jabatan yang tidak mengungtungkan langkah partai.
Selain itu Rudy juga meminta para kader untuk bisa tegak lurus dengan keputusan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Baca juga: Ingat Acha Septriasa? Dulu Ikut Suami Hijrah ke Australia, Begini Kabarnya Sekarang
Baca juga: Joune Ganda dan Kevin William Lotulung Ajak Warga GMIM Minut Sukseskan Pemilihan Pelsus
Publik Lebih Pentingkan Kualitas Ganjar Maju Capres
Diwartakan Tribunnews.com, Direktur Riset SMRC, Deni Irvani, mengatakan saat ini tokoh-tokoh yang memiliki elektibiliti tinggi kebanyakan adalah tokoh-tokoh yang bukan elite inti partai.
Hal ini karena pemilih lebih mementingkan kualitas personal capres bila dibandingkan keputusan partai.
Sehingga ini menjadi tantangan bagi partai politik.
Penjelasan tersebut disampaikan oleh Deni dalam bincang dan diskusi dalam segmen "SMRC: Pemilih Lebih Pentingkan Kualitas Personal Capres Dibanding Keputusan Partai" yang disiarkan secara virtual oleh Kompas TV, Selasa (12/10/2021).