Breaking News:

Berita Minsel

PT Kimia Farma Bakal Produksi Minyak Tawaang dari Minsel

Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) sudah melakukan peninjauan di Desa Tawaang untuk mewujudkan rencana itu.

Penulis: Rul Mantik | Editor: Rizali Posumah
Humas Pemkab Minsel
Kunjungan lapangan Bupati Minsel dan BBPOM di rumah produksi Minyak Tawaang di Desa Tawaang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Produksi Minyak Tawaang dari Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), bakal menasional.

Itu setelah PT Kimia Farma, perusahaan farmasi besar di Indonesia, melirik produk ini untuk diproduksi secara besar-besaran.

Bahkan, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) sudah melakukan peninjauan di Desa Tawaang untuk mewujudkan rencana itu.

Menurut Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, dia telah melaksanakan pertemuan dengan perwakilan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan.

"Kemarin, BBPOM sudah datang dan saya telah berdiskusi dengan Kepala BBPOM Manado, ibu Hariani, dan Koordinator Infokom BPOM, ibu Sarinah," kata Franky Wongkar, Kamis (14/10/2021).

Setelah berdiskusi, kata Franky Wongkar, mereka langsung bertolak ke Desa Tawaang, Kecamatan Tenga, guna meninjau rumah produksi Minyak Tawaang.

"Kami sudah meninjau rumah produksi Minyak Tawaang di Desa Tawaang," ungkapnya.

Saat pertemuan dan setelah turun lokasi, Bupati Minsel dan BBPOM membahas soal perizinan, tingkat kelayakan konsumsi dan jaminan ketersediaan bahan baku.

"Kami juga membicarakan soal proses dan pengolahan, pengemasan sesuai standarisasi, serta sistem pemasarannya," imbuhnya.

Franky Wongkar berharap, kedatangan BBPOM dan pihak PT Kimia Farma itu akan membuat produk Minyak Tawaang dapat berkembang dan bisa dipatenkan menjadi hasil produk lokal Minsel.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved