Breaking News:

Pelsus GMIM

Pengalaman Yolanda Paat saat Menjadi Pelsus Empat Periode, Penatua: Semua Atas Pertolongan Tuhan

Pemilihan Pelayan Khusus (Pelsus) tinggal tiga hari lagi yaitu pada tanggal 15 Oktober untuk kolom dan 17 Oktober 2021.

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Fistel Mukuan
Yolanda Paat Penatua Wanita Kaum Ibu (WKI) di jemaat GMIM Imanuel Kamangta wilayah Kembes. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Cerita Yolanda Paat Penatua Wanita Kaum Ibu (WKI) di jemaat GMIM Imanuel Kamangta wilayah Kembes, Selasa (12/10/2021).

Desa Kembes berada di Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

Pemilihan Pelayan Khusus (Pelsus) tinggal tiga hari lagi yaitu pada tanggal 15 Oktober untuk kolom dan 17 Oktober 2021 untuk Penatua Bapak, Ibu, Pemuda, Remaja dan Anak (BIPRA).

Persiapan demi persiapan semakin dimatangkan panitia pemilihan di setiap jemaat dari 1033 jemaat se-Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM).

Yolanda Paat ketika ditemui tribunmanado.co.id di gedung gereja mengaku sudah empat kali menjadi Pelsus.

"Pertama terpilih sebagai Pelsus, syamas di kolom selama tiga periode, dan satu kali penatua sementara melayani sekarang," kata Yolanda.

Disampaikannya, pada dasarnya menjadi seorang Pelsus harus memberi diri sepenuhnya, walaupun dalam kesibukan keluarga dan pekerjaan lain sangat susah dibagi waktunya.

"Tetapi saya pribadi, ketika memang benar-benar berserah kepada Tuhan waktu itu bisa diatur dengan baik atas pertolongan Tuhan," ucapnya.

Yolanda juga katakan, selain itu ada banyak tantangan-tantangan bahkan pergumulan ketika menjadi Pelsus, tapi semua itu bisa dilewati asalkan andalkan Tuhan bukan karena kekuatan sendiri sebagai orang percaya.

Dalam kehidupan pribadi dan keluarga ia sampaikan, kadang-kadang merasa dalam pelayanan banyak yang harus dikorbankan tapi terntata lebih banyak berkatnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved