Pembunuhan
Terungkapnya Misteri Puntung Rokok dan Tapak Tangan Danu Dalam Kasus Pembunuhan di Subang
Mulai dari puntung rokok, hingga sidik jari di mobil Alphard, tempat ditemukannya jasad Tuti dan Amalia yang ditumpuk.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus pembunuhan di Subang hingga hari ini belum juga menemui titik terang.
Pasalnya siapa pelaku pembunuhan belum juga diketahui.
Padahal sudah banyak saksi yang dimintai keterangan.
Barang bukti pun sudah banyak yang disita.
Namun hingga berita ini dimuat belum ada info terbaru soal siapa sosok yang harus bertanggung jawab dalam kasus ini.
Namun, penyidik Polres Subang menemukan fakta baru setelah berulangkali melakukan olah TKP pembunuhan ibu dan anak di Subang.
Seperti soal temuan puntung rokok dan tapak tangan di lokasi kejadian, akhirnya terungkap ternyata milik Muhammad Ramdanu alias Danu, keponakan mendiang Tuti Suhartini.
Jejak Danu memang disebut-sebut berserak di lokasi pembunuhan terhadap Tuti dan Amalia Mustika Ratu.
Mulai dari puntung rokok, hingga sidik jari di mobil Alphard, tempat ditemukannya jasad Tuti dan Amalia yang ditumpuk.
Atas temuan itu, Danu pun dituduh terlibat dalam pembunuhan tersebut.
Danu akhirnya membuka penyebab mengapa DNA dan sidik jarinya tercecer di lokasi pembunuhan ibu dan anak di Subang.
Anak dari Ida, kakak Tuti ini menceritakan bahwa tanggal 19 Agustus 2021, atau sehari setelah kejadian, ia sempat diminta tolong oleh polisi.

"19 malamnya, Danu disuruh untuk beli lampu," katanya seperti dikutip dari akun Youtube Misteri Mbak Suci.
Saat akan memasang lampu, Danu mengaku menemukan kejanggalan.
"Mau dipasang lampu kabelnya gak ada, gak nyambung kaya korslet, harus benerin dulu," kata Danu.