Berita Sulut
Partai Buruh di Sulut Segera Dibentuk, Pentolan Buruh Lakukan Konsolidasi
Baru-baru ini Partai Buruh menggelar Kongres IV memilih Said Iqbal sebagai Presiden Partai Buruh.
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Partai Buruh aktif lagi setelah lama 'mati suri'.
Baru-baru ini menggelar Kongres IV memilih Said Iqbal sebagai Presiden Partai Buruh.
Di daerah, organisasi buruh pun cukup antusias untuk ikut bergabung.
Ferdinand Lumenta, Ketua DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Sulut mengaku siap bergabung bersama dengan pentolan organisasi buruh lainnya.
"Kita pengurus serikat hanya membantu saja membentuk kepengurusan. Bukan hanya orang serikat. Di luar serikat juga akan kita gandeng," kata dia.
Saat ini memang belum ada pengurus yang terpilih, masih akan dilakukan pertemuan lebih dulu organisasi buruh pasca kongres Partai Buruh.
"Kita pasti bergerak melakukan amanat kongres Partai Buruh," katanya.
buruh menyadari kendaraan politik buruh tidak ada di Parlemen, sempat lalu ada, namun Partai. Buruh sempat vakum dan mati suri.
Diaktifkan kembali karena buruh membutuhkan kendaraan politik.
Parpol pun tentu harus dibentuk di tingkat nasional, turun ke Provinsi, Kabupaten/Kota hingga Kecamatan
"Supaya keterwakilan di parlemen ada. Dulu kan suara buruh di dompleng partai yang ada, tapi kepentingan tidak terakomodir betul, misalnya golnya UU Cipta Kerja," ujarnya.
Adapun, kata Ferdinand konstituen Partai Buruh terdiri dari 11 organisasi pendiri, 4 di antaranya ada 4 konfederasi buruh terbesar.
Hardi Sembung, Aktivis Buruh Sulut pun merespons positif aktifnya kembali Partai Buruh.
"Kita dukung partai buruh," kata dia.
Siapa saja pengurus Partai Buruh Sulut? Ini nanti akan dibicarakan lebih lanjut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kongres-partai-buruh-2462.jpg)