Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Prakiraan Cuaca

Peringatan Dini BMKG Besok Kamis 7 Oktober 2021, Ini Daftar Wilayah yang Potensi Alami Cuaca Ekstrem

Prakiraan cuaca untuk besok Kamis 7 Oktober 2021 dirilis oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Editor: Ventrico Nonutu
Tribunmanado/Indra Sudrajat
Ilustrasi Cuaca Ekstrem. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut prakiraan cuaca untuk besok Kamis 7 Oktober 2021.

Prakiraan cuaca tersbeut dirilis oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ).

BMKG merilis prakiraan cuaca tersebut melalui laman resminya bmkg.go.id.

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Kamis 7 Oktober 2021, Taurus Tak Dapat Dukungan, Leo Bawa Kesuksesan

Baca juga: TERUNGKAP Alasan Ridho Ilahi Pacari Dinar Candy, Akui Takjub Akan Hal Ini

Sejumlah wilayah di Indonesia mendapatkan peringatan dini.

Ada beberapa wilayah yang diperkirakan berpotensi mengalami cuaca ekstream.

Selain itu, BMKG juga memberikan peta sebaran gambaran potensi gelombang tinggi untuk beberapa perairan di Indonesia.

Dilansir TribunWow.com dari BMKG, berikut rincian peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia:

BMKG memperingatkan, bibit Siklon Tropis 92W terpantau di Samudra Pasifik Barat, Filipina dengan kecepatan angin maksimum mencapai 20 kt dan tekanan 1005 mb.

Sistem ini diprakirakan bergerak ke arah barat barat laut dengan potensi untuk menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan yaitu tinggi, sistem ini membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang di sekitar wilayah barat Filipina, dan membentuk daerah pertemuan angin (konfluensi) dari Laut Cina Selatan hingga Laut Sulu.

Bibit Siklon Tropis 93W terpantau di Samudra Pasifik Barat, utara Papua dengan kecepatan angin maksimum mencapai 15 kt dan tekanan 1009 mb.

Sistem ini diprakirakan bergerak ke arah barat barat laut dengan potensi untuk menjadi siklon tropis dalam 24 jam kedepan yaitu rendah.

Kondisi ini dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah bibit siklon tropis, di sepanjang daerah konvergensi dan di daerah konfluensi tersebut.

Daerah konvergensi lainnya terpantau memanjang dari Sumatera Selatan hingga Kep. Riau, dari Bangka Belitung hingga Selat Karimata bagian utara, dari Kalimantan bagian tengah hingga Kalimantan bagian Utara, dari Papua Barat hingga perairan utara Papua Barat, dan di Papua bagian tengah hingga Papua bagian utara.

Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved