Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

DKI Jakarta

Diprediksi DKI Jakarta Tenggelam 10 Tahun Lagi? Wilayah Ini Paling Berisiko

Lantas, benarkah Jakarta akan tenggelam dalam waktu 10 tahun lagi? Ada wilayah yang paling berisiko.

Editor: Frandi Piring
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Potret Masjid Wal-Adhuna di kawasan Muara Baru, Jakarta Utara yang terendam air laut karena banjir rob 12 tahun lalu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Mencuatnya prediksi Jakarta tenggelam 10 tahun lagi yang ramai diperbincangkan beberapa waktu belakangan menjadi perhatian.

Isu tersebut kembali terdengar saat Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyinggung bahaya pemanasan global ketika berpidato di Kantor Direktur Intelijen Nasional, Selasa (27/7/2021) lalu.

Joe Biden menyebutkan bahwa dampak pemanasan global bisa mencairkan es di kutub dan menaikkan permukaan air laut sehingga Jakarta tenggelam dalam 10 tahun ke depan.

Potret aktivitas warga di kawasan Muara Baru, <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/jakarta' title='Jakarta'>Jakarta</a> Utara.

(Foto: Potret aktivitas warga di kawasan Muara Baru, Jakarta Utara. (KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

"Apa yang terjadi di Indonesia jika perkiraannya benar bahwa dalam 10 tahun ke depan, mereka mungkin harus memindahkan ibu kotanya karena akan tenggelam?" kata Biden seperti dalam pemberitaan Kompas.com (30/7/2021).

Lantas, benarkah Jakarta akan tenggelam dalam waktu 10 tahun lagi?

Dua profesor Indonesia menjelaskannya dalam webinar Lecture Series Majelis Profesor Riset (MPR) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Rabu (6/10/2021).

Profesor Riset bidang Geoteknologi-Hidrogeologi, Prof Dr Robert Delinom, dan Profesor Riset bidang Meteorologi pada Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa BRIN, Prof Dr Eddy Hermawan, sama-sama sepakat bahwa pernyataan Jakarta akan tenggelam dalam waktu 10 tahun itu kurang tepat.

Menurut Robert, dalam waktu relatif dekat jika tidak segera dilakukan mitigasi, memang betul beberapa wilayah di Jakarta akan tenggelam, tetapi bukan berarti seluruh wilayah DKI Jakarta akan tenggelam seperti Atlantis.

"Jakarta dan pantura bisa jadi tenggelam, tapi tidak pada kurun waktu yang segera," kata Robert.

"Tenggelam, bayangan kita seperti Atlantis itu, tidak. Tapi Jakarta terendam, iya," tambahnya.

Berdasarkan hasil kajian yang dilakukannya di Semarang dan Jakarta, kawasan yang memiliki batuan lempung di dasar tanahnya memang cenderung lebih mudah mengalami penurunan.

Dari topografinya, kawasan Jakarta pesisir sekitar jalur pantura memang memiliki batuan lempung ini,

sehingga amblesan atau penurunan permukaan tanahnya lebih cepat terjadi dibandingkan wilayah lain di Ibu Kota.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved