Penanganan Covid
Boltim PPKM Level III, Dinas Kesehatan Dilema
Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) dr Hamdan Korompot, sekarang pemeriksaan covid 19 yang dilakukan Dinkes Boltim sudah berkurang.
Penulis: Rustaman Paputungan | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Bolaang Mongondow Timur sekarang ditetapkan masuk PPKM level III atau Zona Orange.
Terkait masalah ini Satgas covid 19 atau Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur angkat bicara.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boltim Eko R Marsidi melalui Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) dr Hamdan Korompot kepada tribunmanado.co.id mengatakan, sekarang pemeriksaan covid 19 yang dilakukan Dinkes Boltim sudah berkurang.
"Kenapa kurang? Karena kasus Covid-19 sudah nol," ujar dia.
Ia menyebut, pihaknya hanya memeriksa mereka yang kontak erat dan suspec.
Mereka yang terindikasi punya gejala semacam Covid 19 itu yang akan diperiksa.
"Di Boltim sekarang ini orang yang dinyatakan positif tinggal empat orang," ujar dia.
Lantas kenapa Boltim dinaiikkan status menjadi PPKM Level III?
Hamdan Korompot menjawab, hal itu lantaran target swab yang harusnya 157 orang perhari, tidak tercapai.
"Kami sekarang ini lagi fokus divaksin, karena capaian target vaksin masih rendah sekali, capaiannya baru 26% atau kedua terbawah dari Bolmong 19%," ucapnya.
Untuk saat ini, pihaknya telah membagi petugas di delapan Puskesmas yang ada di Boltim untuk memenuhi target
"targetnya 157 orang yang akan diperiksa Swab dan PCR setiap hari dibagi di delapan puskesmas yang ada.
"Kami juga dilema sekarang ini, sebab kalau dalam pemeriksaan tidak ada kasus dan kontak berat, itu yang akan menjadi kendala juga," tutup Hamda.
Tentang Boltim
Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (disingkat Boltim) adalah sebuah kabupaten di Provinsi Sulawesi Utara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kepala-bidang-p2p-dr-hamdan-korompot.jpg)