Breaking News:

Berita Bolmong

Bupati Bolmong Sebut Izin PT BDL Sudah Berakhir 2019, Warga Ungkap Banyak Preman di Lokasi PT BDL

Pemkab Bolmong mendapat surat dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup menyatakan, Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan PT BDL berakhir Juni 2019

Penulis: Nielton Durado | Editor: Chintya Rantung
nielton durado/tribun manado
Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Konflik yang terjadi di lokasi tambang yang digarap PT Bulawan Daya Lestari (BDL) di Desa Mopait, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).

Akhirnya menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Pasca konflik yang memakan satu korban jiwa itu.

Pemkab Bolmong mendapat surat dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup yang menyatakan, Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) PT BDL telah berakhir sejak Juni 2019 lalu.

Hal itu terungkap saat Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow usai memimpin rapat koordinasi, lewat Video converence (Vidcon), belum lama ini di D’Talaga Resto bersama Forkopimda.

“Pemkab telah mendapat surat dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup bahwa Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) PT BDL telah berakhir sejak Bulan Juni 2019. Tetapi terus melakukan aktivitas pertambangan hingga saat ini,”ujar Yasti Soepredjo Mokoagow.

Yasti mengatakan, selama beroperasi PT BDL terkesan lari dari tanggungjawab.

Pasalnya PT BDL tidak pernah menyerahkan dokumen perizinan kepada Pemkab Bolmong.

Sehingga Pemkab sendiri tidak bisa melihat secara detail posisi tambang itu berada di lokasi yang mana.

Informasi lokasi tambang yang digarap PT BDL itu berada di dua kecamatan, yakni Kecamatan Lolayan dan Kecamatan Dumoga.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved