Breaking News:

920 Pelajar SMP di Kabupaten Sitaro Ikut ANBK

Pelaksanaan ANBK bertujuan untuk melakukan penilaian dan evaluasi terhadap sistem pada satuan pendidikan

octavian
Kegiatan ANBK di Sitaro 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sebanyak 26 Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).

Dari 26 SMP yang mengikuti ANBK ini tercatat jumlah peserta mencapai 920 orang yang merupakan pelajar dari Kelas 8 serta 20 orang peserta cadangan.

Mantan Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Sitaro, Okswal Makagiansar menjelaskan, asesmen nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah.

"Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar, seperti literasi, numerasi, dan karakter serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran," terang Makagiansar.

Pelaksanaan ANBK bertujuan untuk melakukan penilaian dan evaluasi terhadap sistem pada satuan pendidikan. Di mana asesmen nasional ini akan memberi gambaran tentang karakteristik esensial sebuah satuan pendidikan yang efektif untuk mencapai tujuan utama.

"Jadi ANBK ini bukan pengganti UNBK. Yang paling prinsip dari ANBK adalah menilai sistem, sedangkan UNBK lebih kepada penilaian individu peserta didik di setiap satuan pendidikan," terang Makagiansar yang kini dipercayakan menjabat sebagai Kepala Bidang Prasarana dan Keselamatan pada Dinas Perhubungan Kabupaten Sitaro.

ANBK yang menggunakan dua sistem, yakni online dan semi online ini diakui kerap diperhadapkan dengan sejumlah kendala, antara lain persoalan jaringan internet.

Tak heran, beberapa sekolah yang berlokasi di daerah-daerah blank spot seperti SMP Negeri 2 Siau Barat di Kampung Beong Kecamatan Siau Tengah harus melaksanakan ANBK di salah satu rumah warga di Kelurahan Akesimbeka Kecamatan Siau Timur agar bisa mengakses jaringan internet.

"Kendala sudah pasti ada, tapi kita tidak akan mundur untuk menuntaskan pelaksanaan ANBK. Seperti SMP Negeri 2 Siau Barat ini, pimpinan sekolah dan penanggungjawab ANBK melakukan terobosan supaya kegiatan ini bisa berjalan baik," ungkap Makagiansar.

Sesuai rencana, ANBK ini akan digulirkan selama dua hari, dimulai Senin 4 Oktober 2021 hingga Selasa 5 Oktober 2021 dengan durasi pelaksanaan minimal dua jam dan maksimal empat jam.

"Artinya ketika ditemui adanya kendala-kendala teknis seperti persoalan jaringan internet yang mengakibatkan jalannya asesmen terhambat, maka waktu pelaksanaan bisa diperpanjang," kuncinya.

Pantauan Tribunmanado.co.id di lokasi pelaksanaan ANBK SMP Negeri 2 Siau Barat terlihat para peserta yang mengikuti kegiatan didampingi Proktor dan seorang teknisi. (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved