Apa Itu
Apa Itu Kanser? Penyebab Kematian Kedua Terbanyak di Seluruh Dunia, Ini Perbedaannya dengan Tumor
Kanser atau umumnya disebut kanker adalah penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel abnormal yang tidak terkendali di dalam tubuh .
TRIBUNMANADO.CO.ID - Apa itu Kanser?
Simak berikut ini perbedaannya dengan tumor dan delapan gejala umum yang perlu diwaspadai.
Penyakit Kanker merupakan penyakit tidak menular yang ditandai dengan adanya sel/jaringan abnormal yang bersifat ganas, tumbuh cepat tidak terkendali dan dapat menyebar ke tempat lain dalam tubuh penderita.
Sel kanker bersifat ganas dan dapat menginvasi serta merusak fungsi jaringan tersebut.
• Apa Itu Noken? Kerajinan Khas yang Melambangkan Kedewasaan Seorang Wanita, Maha Karya Mama Papua
Kanser atau umumnya disebut kanker adalah penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel abnormal yang tidak terkendali di dalam tubuh .
Pertumbuhan sel abnormal ini dapat merusak sel normal di sekitarnya dan di bagian tubuh yang lain.
Kanker merupakan penyebab kematian kedua terbanyak di seluruh dunia.
Kanker sering menyebabkan kematian karena umumnya penyakit ini tidak menimbulkan gejala pada awal perkembangannya, sehingga baru terdeteksi dan diobati setelah mencapai stadium lanjut.
Perbedaannya dengan Tumor
Tumor adalah benjolan atau jaringan yang tumbuh secara tidak normal, yang dapat bersifat jinak maupun ganas.
Sedangkan kanker adalah tumor yang bersifat ganas yang dapat menyebar ke bagian tubuh lain secara cepat dan merusak sel sehat di sekitarnya.
Menjadi penyakit yang kerap menyebabkan kematian dini, kanker memang sering sekali berkembang tanpa adanya peringatan.
Banyak penderita kanker yang telah terdiagnosis ketika telah mencapai stadium akhir sehingga sulit diatasi.
Sehingga kita peru lebih peka dengan kondisi tubuh, agar dapat waspada sejak dini untuk mendeteksi kanker.
Dilansir oleh Kompas.com, berikut gejala awal yang biasa dialami pasien kanker:
1. Berat badan turun
Ketika sel-sel kanker menyerang sel-sel sehat, tubuh dapat merespons dengan menurunkan berat badan.
Menurut American Cancer Society (ACS), banyak orang mengalami penurunan berta badan tak terduga sebelum diagnosis kanker.
Penurunan berat badan tanpa sebab juga bisa disebabkan oleh beberapa penyakit lain, seperti hipertiroidisme (tiroid yang terlalu aktif).
Namun pada pasien kanker, penurunan berat badan ini bisa terjadi secara tiba-tiba.
Biasanya, hal ini terjadi pada penderita kanker kerongkongan, paru-paru, pankreas, dan perut.
2. Demam
Demam merupakan respons tubuh terhadap infeksi atau penyakit.
Orang yang menderita kanker akan sering mengalami demam.
Kondisi ini biasanya merupakan pertanda bahwa kanker telah menyebar atau sedang dalam stadium lanjut.
Demam biasanya menjadi pertanda awal penyakit kanker darah, seperti leukemia atau limfoma.
3. Pendarahan
Beberapa jenis kanker juga dapat menyebabkan perdarahan yang tidak biasa.
Misalnya, kanker usus besar atau dubur dapat menyebabkan keluarnya darah saat buang air besar.
Sementara itu, keluarnya darah saat buang air kecil bisa jadi pertanda gejala kanker prostat atau kandung kemih.
Jika hal itu terjadi, kita harus segera berkonsultasi negan dokter untuk mengetahui penyebab pasti.
4. Rasa sakit dan kelelahan
Kelelahan kronis juga bisa menjadi pertanda awal adanya kanker.
Kelelahan ini bisa terjadi meskikita sudah istirahat atau tidur yang cukup.
Biasanya, kondisi ini terjadi pada pasien leukimia.
Rasa sakit pada pendertia kanker juga bisa terjadi saat sel kanker telah menyebar atau bermetastasis, dapat menyebabkan rasa sakit.
Misalnya, sakit di area punggung bisa menjadi indikasi adanya kanker usus besar, prostat, ovarium, dan dubur.
5. Batuk persisten
Batuk merupakan cara alami untuk menghilangkan zat-zat yang tidak diinginkan oleh tubuh.
Namun, batuk bisa menjadi pertanda adanya kanker paru-paru.
Seiring waktu, kondisi ini juga bisa menyebabkan batuk darah.
Batuk yang terjadi secara terus-menerus juga bisa menjadi gejala kanker tiroid.
6. Perubahan kulit
Perubahan kulit paling bisa menjadi tanda awal kanker kulit, seperti tahi lalat yang berubah bentuk atau posisi.
Perubahan kulit tertentu juga dapat menunjukkan bentuk kanker lainnya.
Misalnya, bintik-bintik putih di mulut dapat mengindikasikan kanker mulut.
Benjolan atau benjolan di bawah kulit juga bisa menjadi tanda kanker payudara.
Kanker juga bisa menyebabkan berbagai perubahan kulit seperti berikut: peningkatan pertumbuhan rambut hiperpigmentasi
atau bintik-bintik gelap penyakit kuning kemerahan.
Perubahan kulit akibat kanker kulit juga bisa berupa munculnya luka yang sulit sembuh atau kembali muncul.
7. Perubahan pencernaan
Kanker tertentu dapat menyebabkan masalah pencernaan, seperti kesulitan menelan, perubahan nafsu makan, atau rasa sakit setelah makan.
Gangguan pencernaan juga bisa menjadi tanda awal kanker perut.
Kanker juga dapat menyebabkan gejala seperti gangguan pencernaan, mual, muntah, dan kembung.
Kesulitan menelan bisa menjadi gejala awal kanker kepala, leher, serta kanker kerongkongan.
Selain itu, penderita kanker ovarium juga dapat mengalami kembung.
Pasien kanker otak juga kerap mengalami mual dan muntah.
8. Berkeringat di malam hari
Munculnya keringat berlebih di malam hari juga bisa menjadi gejala awal kanker.
Biasanya, gejala ini terkait dengan tahap awal beberapa jenis kanker, mulai dari leukemia, limfoma hingga kanker hati.
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Apa Itu Kanser? Perbedaan dengan Tumor dan 8 Gejala Umum yang Perlu Diwaspadai