Berita Bolmong
Bupati Bolmong Semprot Balai Jalan dan Sungai Provinsi, Tak Pernah Kelihatan Pasca Banjir di Bolmong
Baik Balai Sungai dan Balai Jalan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), tak pernah kelihatan batang hidungnya di tempat bencana.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado -- Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow geram setelah meninjau lokasi banjir, di Desa Batu Merah, Kecamatan Sangtombolang, Kamis (30/9/2021).
Kemarahan Yasti Soepredjo Mokoagow bukan tanpa alasan.
Pasalnya sejak banjir melanda Kabupaten Bоlmоng, 22 September 2021 lalu.
Baik Balai Sungai dan Balai Jalan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), tak pernah kelihatan batang hidungnya di tempat bencana.
"Semenjak banjir melanda Kabupaten Bоlmоng, saya tak pernah lihat ada dari Balai Jalan dan Balai Sungai datang kesini," kata Yasti.
Ia menambahkan jika sampai hari ini sudah masuk hari ke-10, tapi dua instansi ini tak pernah kelihatan di Bolmong.
"Padahal jalan dan sungai yang rusak ini adalah kewenangan mereka," aku dia.
Mantan Anggota DPR RI ini mengatakan ada beberapa infrastruktur yang urgensi saat ini.
Salah satunya adalah gorong-gorong jalan yang dinilainya terlalu kecil.
"Disini curah hujannya tinggi, jadi gorong-gorongnya tidak cukup karena terlalu kecil, sehingga air meluap kemana-mana dan menyengsarakan rakyat saya," tegas dia.
Yasti pun mengatakan sudah menginformasikan hal ini kepada kementerian terkait.
Tapi mereka beralasan ada empat Balai yang baru diganti oleh Menteri PUPR.
"Harusnya ini tak jadi alasan, karena kalau kepala Balainya diganti kan masih ada dibawah mereka," tegas dia.
Bupati perempuan kedua di Bolmong ini mengaku jika daerah Bolmong adalah langganan banjir.
"Harusnya kita duduk bersama, tangani ini bersama. Karena ini ranahnya Kementerian PUPR, jangan justru tidak muncul seperti ini," tegasnya.