Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Liga Italia

Andreas Kristoffer Jungdal, Kiper Muda Denmark yang Dipromosi AC Milan ke Tim Utama

AC Milan merupakan tim besar yang sudah memiliki banyak pengalaman dalam perekrutan peman. Termasuk dalam mengincar dan mendapatkan pemain

Editor: Aswin_Lumintang
Penjaga gawang AC Milan, Gianluigi Donnarumma, sebelum pindah ke PSG 

Sejatinya menarik melihat latar belakang dari Andras Jungdal.

Kiper kelahiran Singapura ini memang diberkahi dengan tinggi badan yang mumpuni sebagai seorang penjaga gawang, ia juga punya reflek luar biasa di bawah mistar gawang.

Denmark memang terkenal dengan kiper yang punya kemampuan shot stopper mumpuni, mulai dari Peter dan Kasper Schmeichel, Andras Sorensen, Andreas Lindegaard, Jonas Lossl hingga Oliver Christensen.

Tetapi, dalam satu setengah tahun terakhir bersama dengan Reza Sadrifar dan Brian Dupont, Jungdal menambah kemampuannya dalam olah bola sejak di Velje Boldklub.

Hasilnya cukup positif, menurut Steen Thyhosen, talent manager dari Velje, adalah kemampuan olah bola dari Jungdal yang membuat AC Milan terpikat.

“Saya suka bermain dengan kaki saya. Saya harus meningkatkan penyelamatan tinggi dan rendah dan saya suka mencobanya, Saya ingin berperan bagi tim.” ujar Jungdal di Milan News.

Statistik dari Jungdal cukup apik bersama tim junior dari Velje, ia mengemas 23 penampilan dan mencatatkan 8 nir bobol.

Sedangkan di tim primavera AC Milan, ia mengemas 15 penampilan musim lalu dan mencatatkan 7 laga nir bobol.

Ia juga sudah mendapatkan panggilan untuk memperkuat Denmark U-18 dan U-19, dalam dua tahun terakhir.

Pujian juga diberikan oleh Stefano Pioli, menurutnya, Andreas Jungdal adalah kiper Denmark terkuat yang pernah ia lihat.

Andreas Jungdal, kiper AC Milan Primavera
Baca juga: Berita Inter Milan, Nerazzurri Cetak Rekor Merugi Paling Parah dalam Sejarah Serie A Liga Italia

Andreas Jungdal juga cepat beradaptasi, salah satu alasan mengapa dirinya dengan cepat mampu promosi ke tim utama.

“Saya merasa sangat nyaman di sini, jauh lebih baik dari tahun lalu. Ketika saya tiba, saya tidak tahu bahasa dan sepak bola Italia tetapi sekarang saya telah beradaptasi dan saya jauh lebih baik, ” katanya di MilanNews.

“Saya tahu ini adalah liga yang kompetitif, dengan banyak talenta dan Anda dapat melihat bahwa klasemennya ketat,"

"Kami berharap untuk melakukannya dengan baik dan menyelesaikan musim dengan baik,"

Halaman
123
Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved