Breaking News:

Prakiraan Cuaca

Peringatan Dini Selasa 28 September 2021, BMKG: Ini 17 Daerah yang Potensi Alami Cuaca Ekstrem

Simak prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk hari ini di sejumlah wilayah Indonesia.

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Peringatan Dini Selasa 28 September 2021, BMKG: Ini 17 Wilayah yang Potensi Alami Cuaca Ekstrem 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Simak prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk hari ini di sejumlah wilayah Indonesia.

Berdasarkan BMKG, ada wilayah yang diperkirakan berpotensi terjadi cuaca ekstrem.

BMKG telah merilis peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, Selasa (28/9/2021).

Baca juga: Kondisi Mayat Jenderal Ahmad Yani Hampir Putus saat Diangkat dari Lubang Buaya, Korban G30S 1965

Baca juga: Prakiraan Cuaca Hari Ini Selasa 28 September 2021, BMKG: 18 Kota Akan Diguyur Hujan

Baca juga: Jelang PSG VS Manchester City, Begini Kabar Terkini Lionel Messi, Ini Pernyataan Mauricio Pochettino

Ilustrasi Cuaca Ekstrem
Ilustrasi Cuaca Ekstrem (Tribunmanado/Indra Sudrajat)

Dilansir TribunWow.com dari BMKG, berikut rincian peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia:

BMKG menyebut, Siklon Tropis MINDULLE terpantau di Samudera Pasifik Timur Laut Filipina yang membentuk daerah pertemuan angin (konfluensi) yang memanjang di Laut Sulawesi dan di perairan Timur Filipina.

Daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) terbentuk memanjang di Maluku dan Papua bagian Utara.

Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah siklon tropis dan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.

Selain itu, BMKG mengatakan sirkulasi siklonik terpantau di perairan utara Kalimantan yang membentuk daerah pertemuan angin (konfluensi) di pesisir utara Kalimantan.

Daerah konvergensi lainnya terpantau memanjang di perairan utara Aceh, dari Selat Malaka hingga Sumatera Utara, dari Bengkulu hingga perairan Barat Sumatera Barat, di Jawa Barat bagian Selatan, dari NTB hingga Jawa Timur, di NTT, di Kalimantan Barat, di Kalimantan Selatan, dan dari Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Tengah.

Kondisi ini, kata BMKG, mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved