Breaking News:

Syukuran di Mitra

Tanpa Pesta Pora, Publik Minahasa Tenggara Tetap Mengucap Syukur

Perayaan pengucapan syukur kali ini berbeda dengan biasanya. Masyarakat Mitra memilih merayakan pengucapan syukur dengan sederhana. 

Penulis: Kharisma Kurama | Editor: Rizali Posumah
Istimewa.
Pengucapan syukur di Minahasa Tenggara, Minggu (26/9/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Publik Minahasa Tenggara (Mitra), bersukacita, Minggu (26/9/2021). Peringatan pengucapan syukur, jadi pemicu. 

Meski begitu perayaan pengucapan syukur kali ini berbeda dengan biasanya. 

Di masa pandemi ini, masyarakat Mitra memilih merayakan pengucapan syukur dengan sederhana. 

Salah satunya yang dilakukan Vonni Abas, warga Desa Minanga Satu, Kecamatan Pusomaen. 

Menurutnya, esensi dari pada tradisi tua Minahasa ini adalah bentuk ucapan syukur terhadap Sang Khalik.

"Mengucap syukur tak selalu dengan pesta, kadang mengucap syukur memang harus dengan kesederhanaan," ucapnya.

Meski begitu, ia menegaskan, apa yang dilakukan pihaknya tak mengurangi niat dan esensi pengucapan syukur. 

"Meski sederhana, tapi dilakukan dengan tulus, itu akan lebih bermakna," katanya.

Dia menjelaskan, dalam rangka memperingati pengucapan syukur, pihaknya tetap menyajikan sejumlah makanan khas Minahasa.

"Untuk makanan tetap kami sediakan. Untuk menu khas Minahasa."

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved