Kabar Israel

Amerika Bantu Keamanan Israel, Pasok 1 Miliar Dollar AS untuk Iron Dome: Keharusan Bagi Kami

Transfer tunai disetujui DPR dengan suara bulat 420-9, setelah sempat dihapus akibat tekanan dari kaum progresif.

Editor: Rhendi Umar
AFP/ANAS BABA
Situasi saat sistem pertahanan udara Kubah Besi (Iron Dome) Israel bekerja keras menahan gelombang serangan roket kelompok Hamas dari Jalur Gaza, Selasa 911/5/2021) hingga Rabu (12/5/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Anggaran 1 miliar dollar AS (Rp 14,24 triliun), untuk memasok sistem pertahanan rudal Iron Dome ke Israel, disetujui Parlemen Amerika Serikat.

Transfer tunai disetujui DPR dengan suara bulat 420-9, setelah sempat dihapus akibat tekanan dari kaum progresif.

"Bantuan ke Israel sangat penting karena keamanan Israel merupakan keharusan bagi keamanan Amerika."

Iron Dome menghancurkan ribuan roket jarak pendek dan peluru yang diluncurkan oleh Hamas dari Gaza, sebelum dapat menghantam daerah-daerah berpenduduk, kata para ofisial Israel.

Senjata itu didukung oleh Amerika Serikat sejak diluncurkan satu dekade lalu dengan nilai 1,6 miliar dollar AS, menurut Congressional Research Service.

Iron Dome Pertahanan <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/israel' title='Israel'>Israel</a>, yang dapat menghalau ratusan roket.
Iron Dome Pertahanan Israel, yang dapat menghalau ratusan roket. (Istimewa)

Namun, pemimpin Partai Republik Kevin McCarthy mencela apa yang dia sebut kapitulasi Demokrat untuk pengaruh anti-Semit dari anggota radikalnya.

Dean Phillips, anggota kongres dari Demokrat asal Minnesota, menulis di Twitter bahwa dia tidak percaya rekan-rekannya akan keberatan membela salah satu sekutu terpenting dan satu-satunya negara Yahudi di dunia dari roket Hamas.

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett berterima kasih kepada kedua pihak atas komitmen mereka terhadap keamanan negara, dan rakyat Amerika atas persahabatan setia.

Keberatan terhadap pendanaan tersebut menunjukkan bahwa kaum progresif menjadi semakin skeptis terhadap bantuan tanpa pamrih kepada Israel, tiga bulan setelah Naftali menggulingkan perdana menteri garis keras sayap kanan Benjamin Netanyahu.

Rashida Tlaib dan Ilhan Omar, wanita Muslim pertama di Kongres AS, menulis di twit tentang ketidaksetujuan mereka terhadap pendanaan tersebut.

Alasannya adalah pelanggaran hak asasi manusia terhadap warga Palestina dan perluasan pemukiman ilegal.

Perdana Menteri Israel dan Presiden Mesir Bertemu Secara Terbuka Setelah 10 Tahun Terakhir

Ketegangan Israel dan Hamas di Gaza meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved