Minggu, 26 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Banjir di Bolmong

Sekolah Dihantam Banjir, Siswa Batu Merah Bolmong Diliburkan Selama Dua Pekan

Sekolah di Bolmong yang diliburkan kegiatan belajar mengajar itu, yakni Satap Batu Merah, SD Batu Merah dan TK Batu Merah.

Penulis: Nielton Durado | Editor: Chintya Rantung
nielton durado/tribun manado
Sekolah di Desa Batu Merah Kabupaten Bolmong yang rusak dihantam banjir. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kegiatan belajar mengajar di Sekolah dasar dan taman kanak-kanak di Desa Batu Merah, Kecamatan Sangtombolang, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), terpaksa diliburkan akibat banjir bandang selama dua pekan kedepan.

Sekolah yang terpaksa diliburkan kegiatan belajar mengajar itu, yakni Satap Batu Merah, SD Batu Merah dan TK Batu Merah.

“Kebijakan meliburkan kegiatan belajar mengajar di sekolah itu, karena semua fasilitas sudah tidak bisa digunakan untuk belajar akibat banjir,” kata Kapala Dinas Pendidikan Renti Mokoginta, Jumat (24/9/2021) melalui saluran telepon.

Ia menjelaskan, kondisi fasilitas belajar mengajar, hancur.

Mulai meja, kursi, lemari dan hampir 90 persen sdh tidak bisa digunakan.

Renti memastikan dua pekan ke depan, sekolah masih diliburkan dan belum ada proses belajar mengajar.

“Sementara kita liburkan dulu, sambil dilakukan pembersihan dan penataan kembali. Tentu ini menjadi perhatian pemerintah daerah,” kata dia.

Peristiwa banjir bandang yang terjadi di Desa Batu Merah, ketinggian air mencapai satu meter.

Sisa potongan kayu dan lumpur menyisahkan peristiwa yang terjadi mulai dalam ruangan kelas hingga ke halaman sekolah.

Saat ini, proses pembersihkan oleh petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah, TNI Polri dibantu warga mulai dilakukan.

Warga yang terdampak telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman dengan mengutamakan para orang tua lanjut usia, ibu hamil, dan anak-anak.

Pohon dan Lumpur

Derasnya banjir yang menimpa Desa Batu Merah, Kecamatan Sangtombolang, Kabupaten Bolmong, ternyata tak hanya membawa air saja.

Batang pohon dari sisa penebangan liar dan lumpur ikut dibawa oleh banjir.

Dari amatan Tribunmanado.co.id di lokasi, Batang pohon yang terbawa arus ternyata juga menutupi Gereja GMIBM Sion di Desa Batu Merah.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved