Pembunuhan di Subang
Fakta-fakta Terkait Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang
Sudah sebulan sejak jasad mereka ditemukan, kasus pembunuhan ibu dan anak tersebut belum menemukan titik terang.
"Saya pikirannya karena dia punya istri muda yang agak gitu, ya matre juga," kata Yeti, dikutip dari kanal Youtube Poppy Amalia, Senin (21/9/2021).
"Neror ke adik saya, bukan adik saya yang neror ke dia, dia berani, lancang mulutnya tuh kasar kalau di hpnya tuh."
Saat di lokasi pembunuhan Yeti juga mengungkap jika Yosef menyerahkan urusan mengenai jasad korban kepada Ketua RT.
"Sudah ada di sana, bilangnya ke Pak RT, 'Pak RT urusin Pak RT saja sampai mayitnya urusin saja silahkan'," kata Yeti menirukan ucapan Yosef.
"Dulu dia yang cerita, tapi enggak terlalu curhat banget karena saya orangnya emosian," ujarnya.
Namun, hal ini juga dibantah oleh Mimin, dia menyebut jika sudah lama tidak pernah berkomunikasi dengan korban baik Tuti atau Amalia.
Diketahui jika Mimin juga menjadi saksi kunci dalam kasus ini, terhitung dirinya sudah 10 kali menjalani pemeriksaan di kepolisian.
Dia juga pernah menjalani pemeriksaan dengan alat tes kebohongan.
Dia menyebut jika mendukung segela proses yang dilakukan pihak kepolisian untuk penyelidikan.
“Nanti kebenaran akan terungkap,” kata Mimin, dikutip TribunWow.com dari TribunJabar.id.
3. Konflik Yayasan
Hal yang juga ramai dibicarakan adalah soal konflik tahta Yayasan Bina Prestasi Nasional yang didirikan oleh Yosef.
Keluarga dekat mereka lah yang selama ini menjadi pimpinan yayasan.
Yoris anak tertua Yosef menjabat sebagai ketua yayasan didampingi Amelia sebagai bendahara yayasan.
“Ada pergantian beberapa kali itu, pada tahun 2018 Amel lulus, nah itu baru Amel sama mamah, dalam hal pengelolaan itu berdua,” ungkap Yoris, dikutip dari TribunnewsBogor.com.