Bacaan Alkitab
Bacaan Alkitab Jumat 24 September 2021, Yehezkiel 3:20 : Tegorlah yang Jahat, dengan Benar
Rajanya ditawan, rakyatnya menderita. Mereka dijajah kerajaan Babilonia di bawah rajanya Nebukadnezar.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebagai imam yang kemudian menjadi nabi, tugas Yehezkiel tidak ringan. Tanggungjawab yang Tuhan berikan kepadanya, mengandung risiko.
Jika dia tidak melakukannya, maka dialah yang akan dihukum. Padahal, sudah jadi rahasia umum bahwa umat Israel, baik pemimpin maupun masyarakat biasa, para imam dan nabinya, telah berbuat dosa. Mereka telah menyembah berhala.
Hati mereka sudah dikeraskan. Akibatnya mereka dihukum Allah. Yehuda dan Israel diluluhlantakan.
Rajanya ditawan, rakyatnya menderita. Mereka dijajah kerajaan Babilonia di bawah rajanya Nebukadnezar.
Tugas Yehezkiel sebagai penjaga adalah menyelamatkan sisa-sisa umat Israel yang masih hidup.
Mereka harus ditegur dan diperingatkan secara nyata dan tegas supaya bertobat dari dosanya dan berbalik kepada Bapanya, agar mereka selamat dan ditolong Allah. Semua orang jahat harus diperingatkan tanpa ragu lagi.
Demikian pun orang benar yang berubah jadi jahat. Harus diperingatkan. Karena mereka akan dihukum. Jika Yehezkiel tidak menegur mereka, maka dia akan menanggung sendiri akibatnya.
Namun, dia akan terhindar dari segala hukuman jika sudah menyatakan itu kepada umat yang tegar hati itu. Yehezkiel harus menegor yang jahat demi kebaikan mereka sendiri, juga untuk Yehezkiel.
Demikian firman Tuhan hari ini.
"Oleh karena engkau tidak memperingatkan dia, ia akan mati dalam dosanya dan perbuatan-perbuatan kebenaran yang dikerjakannya tidak akan diingat-ingat, tetapi Aku akan menuntut pertanggungan jawab atas nyawanya dari padamu." (ay 20b)
Tugas Yehezkiel itu adalah tugas kita di masa kini. Kita harus menyatakan kebenaran Allah di tengah kejahatan. Nyatakanlah kebenaran Allah, beritakanlah firman Tuhan, baik ataupun tidak baik keadaannya.
Kita adalah hamba Tuhan yang melanjutkan tugas Yehezkiel itu. Tegorlah dengan cara yang baik dan tepat, semua orang yang melakukan kejahatan. Jika tidak, kita yang akan dihukum.
Janganlah justeru kita "yang baik" malah berbalik dari kebaikan kepada yang jahat. Kita pasti dihukum.
Kebaikan apapun yang kita sudah lakukan, akan hilang lenyap jika kita melakukan kejahatan lagi. Kita harus menolong orang lain dari dosanya untuk hidup baik. Namun, tentunya harus dimulai dari diri kita.
Kita harus menegor yang jahat dengan pertama-tama kita memeriksa diri sendiri dan membenahinya agar justeru tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain dan bagi diri sendiri.
Jadi tegoran yang pertama adalah untuk diri kita sendiri. Kitalah yang harus pertama-tama membenahi diri, sebelum kita menegur kejahatan orang lain, agar apa yang kita lakukan, tidak menjadi, "senjata makan tuan."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/renungan-bacaan-alkitab-kamis-1-juli-2021.jpg)